Tahu modal setiap produk yang Anda buat, sampai ke rupiahnya
Simpan resep produksi sekali, keluarkan Perintah Kerja, lalu catat hasilnya. Erzap memotong stok bahan baku, menambah stok barang jadi, dan menghitung harga pokok per unit dari bahan dan biaya yang benar-benar terpakai.
Modul produksi tersedia di Paket Enterprise.
Daftar Kebutuhan Bahan (BOM)
Biaya produksi
- HPP bahan
- Rp 185.000
- Biaya produksi
- Rp 65.000
- Dibagi jumlah hasil
- 50 bungkus
- HPP per bungkus
- Rp 5.000
Produksi jalan terus, tetapi modal sebenarnya tidak pernah pasti
Harga jual ditentukan dari kira-kira, karena harga bahan baku berubah setiap minggu.
Bahan baku di gudang berkurang, tetapi tidak ada yang mencatat untuk produksi yang mana.
Pesanan besar masuk, dan tidak ada yang tahu bahan apa saja yang harus dibeli lebih dulu.
Dari resep sampai barang jadi di rak
-
Daftar Kebutuhan Bahan (BOM)
Simpan bahan, biaya, dan hasil untuk setiap produk. Satu BOM dapat menghasilkan beberapa produk sekaligus, misalnya produk sampingan.
-
Perintah Kerja (WO)
Tentukan jumlah dan tanggal target, lalu cetak Surat Perintah Kerja beserta perkiraan bahannya. Status WO diperbarui otomatis dari hasil produksi. BaruSebagianLengkapDiselesaikanDibatalkan
-
Produksi per WO
Hasil dicatat bertahap untuk satu WO. Bahan hanya dipotong untuk sisa jumlah yang belum diproduksi, sehingga tidak ada pemotongan ganda.
-
Stok dan jurnal
Bahan baku dipotong FIFO per harga modal, barang jadi masuk sebagai stok baru dengan HPP-nya, dan beban produksi dijurnal otomatis.
Produksi Langsung tersedia untuk produksi kecil yang tidak membutuhkan Perintah Kerja. Produksi berstatus draf dapat difinalkan atau dibatalkan, dan pembatalan mengembalikan stoknya.
Setiap biaya produksi tahu harus dicatat ke mana
Tombol Hitung HPP menjumlahkan HPP bahan dan biaya, lalu membaginya dengan jumlah unit hasil, termasuk selisih pembulatan sebagai baris biaya tambahan.
Komponen Penambah HPP
Komponen yang ditambahkan ke harga pokok hasil produksi.
Biaya Produksi
Dibayar saat itu juga dari akun kas atau bank.
Hutang Biaya Produksi
Otomatis menjadi Hutang Beban untuk dibayar kemudian.
Hutang Pembelian
Otomatis menjadi faktur pembelian jasa, termasuk PPN dan PPh 23.
Pelengkap yang membuat produksi lebih tenang
Saran jumlah produksi
Di form WO, Erzap menyarankan jumlah produksi dari prakiraan penjualan dan minimum stok, dikurangi stok, pesanan, dan WO yang masih terbuka.
Batch dan kedaluwarsa hasil
Nomor batch dan tanggal kedaluwarsa dicatat untuk setiap barang jadi.
Laporan produksi
Rekap Produksi per nota atau per produk dan Rekap Perintah Kerja, keduanya dapat diunduh ke Excel.
Cakupan modul saat ini
- BOM bersifat satu tingkat, sehingga bahan setengah jadi diproduksi terpisah lebih dulu.
- Belum ada perencanaan kapasitas mesin, routing, maupun akun barang dalam proses (WIP).
- Bila satu produksi menghasilkan beberapa produk, biaya dibagi rata per unit hasil.
- Saran jumlah produksi memakai perhitungan statistik dan hanya untuk produk yang memiliki BOM aktif.
Ketersediaan di paket Erzap
- Paket Enterprise: seluruh fitur di halaman ini, yaitu BOM, Perintah Kerja, Produksi Langsung, Produksi per WO, dan laporan produksi.
- Perintah Kerja dan Produksi per WO hanya tersedia di Paket Enterprise yang dipasang di server Anda sendiri.
- Paket lain belum memiliki menu produksi.
Bagian dari satu sistem ERP
Bahan baku diambil dari persediaan, biaya produksi dapat menjadi hutang di modul pembelian, dan beban produksi masuk ke laporan keuangan.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apakah HPP bahan mengikuti harga beli terbaru?
Bahan dipotong FIFO per harga modal, sehingga HPP bahan mengikuti modal lapisan stok yang benar-benar terpakai, bukan harga beli terakhir.
Bisakah satu Perintah Kerja diproduksi bertahap?
Bisa. Catat hasil produksi berkali-kali untuk satu WO, dan statusnya berubah dari Sebagian menjadi Lengkap sesuai jumlah yang sudah diproduksi.
Apakah Erzap bisa merencanakan pembelian bahan dari rencana produksi?
Belum. Kebutuhan bahan per WO dapat dicetak di Surat Perintah Kerja, tetapi belum otomatis menjadi saran pembelian.
Apakah usaha kecil seperti katering atau bakery bisa memakai modul ini?
Bisa. Produksi Langsung cocok untuk produksi harian tanpa Perintah Kerja, sedangkan Perintah Kerja cocok untuk pesanan dengan jumlah dan tenggat tertentu.
Tetapkan harga jual dengan yakin, karena modalnya sudah pasti
Kami bantu menyusun BOM pertama Anda dan menunjukkan HPP-nya terbentuk dari produksi sungguhan.
Erzap sudah melayani UKM Indonesia selama 14+ tahun sejak 2012, dengan lebih dari 5.000 pengguna aktif.



