Tutorial Fitur Tukar Tambah Erzap ERP

05-09-2024 11:16:16, Dibaca: 5236

Fitur Tukar Tambah Erzap ERP

Pengertian Fitur Tukar Tambah

Fitur Tukar Tambah pada sistem Erzap ERP adalah solusi manajemen transaksi penukaran barang yang memungkinkan bisnis retail mengelola proses penukaran barang baru maupun bekas dengan cepat dan terstruktur. Fitur ini terintegrasi penuh dengan sistem manajemen stok dan laporan keuangan, sehingga setiap transaksi tukar tambah dicatat otomatis dan akurat tanpa kesalahan manual.

Transaksi tukar tambah yang biasanya memakan waktu kini dapat diproses dengan praktis, membantu meningkatkan efisiensi operasional, mengurangi beban administratif, dan memberikan pengalaman pelayanan terbaik bagi pelanggan retail.

Jenis-Jenis Tukar Tambah

1. Tukar Tambah Barang Baru

Tukar Tambah Barang Baru digunakan untuk penukaran barang baru dalam waktu kurang dari 1x24 jam dari penjualan. Pelanggan bisa menukar barang yang baru dibeli karena kerusakan atau ketidakcocokan.

Kegunaan dan Fungsi:

  • Proses Tukar Tambah yang Efisien – Mengelola penukaran barang dengan cepat dan terstruktur
  • Nota Penjualan Terintegrasi – Wajib menyertakan nota penjualan yang akan dicocokkan dengan data di sistem ERP untuk memastikan transaksi sebelumnya
  • Manajemen Stok Otomatis – Stok barang diperbarui secara otomatis setelah penukaran, menghindari kesalahan manual
  • Laporan Penukaran Lengkap – Semua transaksi tukar tambah dicatat dan dilaporkan secara detail melalui Erzap ERP, memudahkan pengelolaan dan analisis data penjualan retail

2. Tukar Tambah Barang Bekas

Tukar Tambah Barang Bekas digunakan untuk menukar barang bekas milik pelanggan dengan barang baru. Bisnis membeli barang bekas dari pelanggan dan memberikan barang baru sebagai pengganti.

Kegunaan dan Fungsi:

  • Manajemen Barang Bekas – Membantu bisnis mengelola pembelian barang bekas dari pelanggan dan mencatatnya dalam sistem ERP
  • Pengaturan Harga Otomatis – Sistem menghitung nilai barang bekas dan harga barang baru untuk penentuan harga tukar tambah yang akurat
  • Transaksi Terintegrasi – Seluruh proses transaksi dicatat otomatis, memastikan laporan keuangan dan stok barang selalu diperbarui
  • Promosi Tukar Tambah untuk Pelanggan – Memberikan peluang bisnis menawarkan program tukar tambah yang meningkatkan loyalitas pelanggan

Berikut adalah tutorial lengkap untuk fitur Tukar Tambah Erzap ERP yang tersedia di Faktur Penjualan, Erzap POS Website, dan Aplikasi Erzap POS.


1. Tukar Tambah melalui Faktur Penjualan

Buat Faktur Penjualan baru melalui menu PenjualanFaktur Penjualan → klik Buat Baru.

Menu Faktur Penjualan

Klik menu Tukar Tambah di pojok kanan atas.

Menu Tukar Tambah

Berikut adalah tampilan Informasi Tukar Tambah. Anda dapat memilih Tukar Tambah Barang Baru atau Tukar Tambah Barang Bekas.

Pilihan Tukar Tambah

1.1 Tukar Barang Baru Faktur Penjualan

Langkah 1: Lengkapi Data Pencatatan Transaksi Penjualan seperti Outlet Penjual, Gudang, Termin, dan lain-lain. Kemudian klik menu Tukar Tambah.

Data Pencatatan Penjualan

Langkah 2: Pada Informasi Tukar Tambah Barang Baru, klik Pilih.

Pilih Tukar Barang Baru

Langkah 3: Masukkan Nomor Faktur pada kolom Informasi Penjualan, kemudian klik Cari Faktur.

Cari Nomor Faktur

Langkah 4: Masukkan Nama Produk yang akan dikembalikan pada kolom Informasi Produk Tukar.

Informasi Produk Tukar

Langkah 5: Sesuaikan jumlah produk yang diterima pada kolom Jumlah Diterima, lalu klik Terapkan untuk menerapkan fungsi Tukar Tambah pada Faktur.

Jumlah Diterima

Membatalkan Tukar Tambah

Klik pada menu Tukar Tambah di pojok kanan atas.

Menu Batalkan

Kemudian klik Batalkan untuk membatalkan Tukar Tambah.

Tombol Batalkan

Langkah 6: Produk yang akan dikembalikan akan tertera pada tabel Daftar Barang dan ditandai dengan fill abu-abu. Kemudian tambahkan produk yang akan digunakan sebagai pengganti.

Daftar Barang Pengganti

Langkah 7: Klik Simpan untuk melanjutkan ke proses pembayaran.

Tombol Simpan

Langkah 8: Pada proses pembayaran, nominal pembayaran akan tertera Rp.0.00. Lengkapi Jenis Pembayaran dan pilih Kas/Bank, lalu klik Proses.

Proses Pembayaran

Catatan Penting

Nilai Total Faktur dari Proses Tukar Barang Baru dan Tukar Barang Bekas TIDAK boleh < 0 (Kurang dari 0).

Langkah 9: Proses Tukar Barang Baru sudah selesai. Berikut adalah contoh Nota yang dihasilkan.

Nota Transaksi

Laporan Transaksi: Berikut adalah tampilan Detail Transaksi pada Laporan Laba & Rugi terkait proses Tukar Barang Baru.

Detail Transaksi Laba Rugi

Data Jurnal: Berikut adalah Data Jurnal dari Detail Transaksi.

Data Jurnal

Berikut adalah Data Jurnal yang terbentuk terkait proses Tukar Tambah Baru.

Data Jurnal Tukar Tambah

Aktivitas Stok: Sedangkan dari Aktivitas Stok produk terkait akan tampil seperti berikut.

Aktivitas Stok

Data Penjualan: Berikut adalah Data Penjualan terkait produk. Akan terdapat Nomor Faktur yang diakhiri dengan kode TT sebagai tanda bahwa produk sudah pernah ditukar.

Data Penjualan dengan Kode TT

1.2 Tukar Barang Bekas Faktur Penjualan

Langkah 1: Lengkapi Data Pencatatan Transaksi Penjualan seperti Outlet Penjual, Gudang, Termin, dan lain-lain. Kemudian klik menu Tukar Tambah.

Data Penjualan Barang Bekas

Langkah 2: Pada Informasi Tukar Tambah Barang Bekas, klik Pilih untuk memulai proses penukaran barang bekas dengan barang baru.

Pilih Tukar Barang Bekas

Langkah 3: Klik Tanda ( + ) untuk menambahkan Data Produk yang belum terdaftar pada sistem. Jika produk yang ditukar sudah ada pada sistem, Anda dapat langsung melakukan pencarian pada kolom Cari Produk.

Tambah Produk Baru

Langkah 4: Berikut adalah tampilan form Penambahan Produk. Lengkapi data produk pada tab Informasi Umum:

  • Nama Produk – Inputkan nama produk baru
  • Satuan – Inputkan satuan dari produk tersebut
  • Harga Jual – Tentukan Harga Jual atau biarkan 0 jika belum ditentukan
  • Opsi Tambahan – Tandai jika produk adalah Jasa/Tanpa Stok, Non PPN, atau menggunakan Serial Number/IMEI
Form Penambahan Produk

Catatan Penting

Setelah menekan tombol Simpan, produk ini akan Otomatis Terdaftar ke dalam database produk. Selanjutnya Anda dapat menggunakan produk ini pada transaksi berikutnya tanpa perlu mendaftarkan ulang.

Langkah 5: Data seperti Kategori Produk, Sub Kategori, dan Merek dapat dilengkapi pada tab Informasi Detail. Kemudian klik Simpan.

Informasi Detail Produk

Langkah 6: Sesuaikan jumlah produk yang diterima pada kolom Jumlah Terima dan tentukan Harga Beli produk yang akan diterima, kemudian klik Terapkan.

Jumlah Terima Harga Beli

Langkah 7: Masukkan produk yang ingin dibeli pada tabel Daftar Barang.

Daftar Barang Pembelian

Langkah 8: Setelah data barang diisi, perhatikan keterangan pembayaran. Pembeli mendapatkan Cashback sebesar Harga Beli yang dimasukkan sebelumnya (contoh: Rp.950.000). Sehingga pembeli hanya perlu membayar selisihnya (contoh: Rp.2.200.000 - Rp.950.000 = Rp.1.250.000).

Perhitungan Cashback

Langkah 9: Klik Simpan untuk melanjutkan ke proses pembayaran.

Simpan Transaksi

Langkah 10: Pada proses pembayaran, nominal pembayaran akan tertera (contoh: Rp.1.250.000). Lengkapi Jenis Pembayaran dan pilih Kas/Bank, lalu klik Proses.

Pembayaran Final

Langkah 11: Berikut adalah Nota Transaksi yang dihasilkan.

Nota Barang Bekas

Laporan Transaksi: Berikut adalah tampilan Detail Transaksi pada Laporan Laba & Rugi terkait proses Tukar Barang Bekas.

Detail Transaksi Bekas

Data Jurnal: Berikut adalah Data Jurnal dari Detail Transaksi.

Jurnal Detail

Berikut adalah Data Jurnal yang terbentuk terkait proses Tukar Tambah Bekas.

Jurnal Tukar Bekas

Stok Masuk: Berikut adalah data Stok Masuk yang

Benarkah Cloud ERP Lebih Baik Dibandingkan On Premise dan Hybrid ERP?

Benarkah Cloud ERP Lebih Baik Dibandingkan On Premise dan Hybrid ERP?

26-07-2022 - Dibaca: 4380 kali.
Benarkah Cloud ERP lebih hemat biaya dan memiliki segudang kelebihan dibandingkan jenis ERP yang lain? Temukan jawabannya di artikel ini!
Baca selengkapnya...
Tutorial Hutang Beban Erzap ERP

Tutorial Hutang Beban Erzap ERP

27-03-2024 - Dibaca: 6745 kali.
Pelajari cara mencatat dan mengelola transaksi hutang beban di Erzap ERP. Panduan lengkap pemberian akses, pembuatan, pemrosesan, dan pembatalan hutang beban.
Baca selengkapnya...
Cara Hitung THR Karyawan 2023

Cara Hitung THR Karyawan 2023

03-04-2023 - Dibaca: 2805 kali.
Artikel ini membahas tentang cara menghitung Tunjangan Hari Raya (THR) berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia. Pembaca akan memperoleh informasi mengenai cara menghitung THR untuk karyawan tetap maupun karyawan kontrak, beserta dengan contoh perhitungan yang jelas dan mudah dipahami. Selain itu, artikel ini juga memberikan tips dan saran mengenai cara mengelola THR dengan efektif dan efisien di dalam perusahaan, termasuk dalam hal pengelolaan anggaran dan pemrosesan administrasi THR. Dengan membaca artikel ini, pembaca akan memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai bagaimana melakukan perhitungan THR dan mengelola aspek keuangan di dalam perusahaan.
Baca selengkapnya...
Tutorial Purchase Order (PO) pada ERZAP

Tutorial Purchase Order (PO) pada ERZAP

19-11-2019 - Dibaca: 15453 kali.
Dalam Bisnis yang terbilang menengah keatas, pencatatan PO bisa menjadi kegiatan yag krusial. Karena pada pasalnya, pencatatan PO pada Bisnis anda akan menentukan persediaan penjualan untuk waktu mendatang. Ribuan jumlah barang dan ratusan jenis barang dapat menyita waktu bila dikerjakan secara manual tanpa bantuan Sistem, ditambah lagi dokumen fisik yang berisi informasi PO rentan tidak terarsip dengan baik. Untuk meningkatkan efisiensi kerja, ERZAP menyediakan fitur PO yang dapat membantu pencatatan pemesanan barang dari Supplier. Bagaimana cara kerja dan penggunaan fitur tersebut akan kami bahas pada Tutorial berikut. 
Baca selengkapnya...
Tutorial Klaim Garansi Servis Erzap

Tutorial Klaim Garansi Servis Erzap

12-05-2023 - Dibaca: 9375 kali.
Fitur ini dirancang untuk semakin melengkapi Modul Servis Elektronik Erzap, serta khusus untuk membantu pelaku usaha bisnis di bidang elektronik agar dapat memberikan kepuasan maksimal kepada pelanggan mereka dengan memberikan garansi terhadap jasa servis yang diberikan. Ketika pelanggan membawa barang elektronik mereka untuk diservis, akan ada risiko bahwa setelah proses servis selesai, barang tersebut masih mengalami kerusakan yang sama atau bahkan kerusakan lain yang terkait dengan servis sebelumnya. Untuk mengatasi masalah ini, Erzap menyediakan fitur klaim garansi yang memungkinkan pelanggan mengajukan klaim jika barang tetap rusak setelah servis.
Baca selengkapnya...