Tutorial Pengaturan Expired Date Produk di Erzap ERP

13-12-2023 16:39:12, Dibaca: 7938

Erzap ERP - Sistem Manajemen Produk dengan Fitur Expired Date

Apa itu Expired Date?

Expired date (tanggal kadaluwarsa) adalah tanggal batas terakhir ketika suatu produk dianggap aman atau efektif untuk dikonsumsi, digunakan, atau dijual. Tanggal ini biasanya dicantumkan pada kemasan produk dan dapat berlaku untuk berbagai jenis barang, mulai dari makanan dan minuman hingga obat-obatan dan produk kecantikan. Fungsi utama dari expired date adalah memberikan panduan kepada konsumen dan pelaku bisnis mengenai masa penggunaan atau konsumsi produk tersebut.

Mengapa Expired Date Penting untuk Bisnis?

Dalam konteks bisnis atau usaha retail dan distributor produk, expired date menjadi faktor kritis yang mempengaruhi keberhasilan operasional dan reputasi perusahaan. Pemantauan dan manajemen expired date menjadi suatu keharusan untuk menghindari kerugian finansial dan menjaga kepercayaan pelanggan.

Pentingnya untuk Bisnis Retail

Bagi bisnis retail, menjaga stok produk yang segar dan tidak melewati batas kadaluwarsa merupakan strategi penting untuk memastikan kepuasan pelanggan dan mencegah kerugian akibat barang tidak terjual atau harus dikembalikan.

Pentingnya untuk Distributor

Di sisi distributor, efisiensi manajemen rantai pasok menjadi kunci, dengan pemantauan yang cermat terhadap expired date guna mengoptimalkan rotasi stok dan memastikan distribusi produk yang berkualitas tinggi. Kesadaran terhadap expired date juga berkontribusi pada citra merek dan kredibilitas bisnis dalam membangun hubungan jangka panjang dengan mitra dan pelanggan.

Risiko Jika Expired Date Tidak Terdata dengan Baik

Ketika expired date produk tidak terdata dengan baik atau masih tercatat secara manual, bisnis dapat menghadapi beberapa kesulitan serius:

  1. Manajemen Stok yang Buruk
    Kurangnya pencatatan yang akurat dapat mengarah pada manajemen stok yang buruk. Ini dapat menyebabkan produk kadaluwarsa tetap berada di rak toko atau gudang, meningkatkan risiko penjualan produk yang sudah tidak layak konsumsi, yang pada gilirannya dapat merugikan reputasi bisnis dan menyebabkan kerugian finansial.
  2. Ketidakseimbangan Rantai Pasok
    Ketidakakuratan dalam mencatat expired date juga dapat mengakibatkan ketidakseimbangan dalam rantai pasok, dengan distributor dan produsen menghadapi tantangan dalam merencanakan produksi dan distribusi yang efisien. Kurangnya data yang akurat juga dapat berdampak negatif pada hubungan bisnis dengan mitra dan pemasok, karena dapat menciptakan ketidakpercayaan dan ketidakpastian.
  3. Risiko Hukum dan Administratif
    Secara hukum, produk kadaluwarsa yang tidak terdata dengan baik dapat menimbulkan risiko tinggi, terutama jika ada konsekuensi kesehatan atau keamanan yang terkait. Kesulitan administratif dan legal dapat muncul ketika bisnis tidak dapat memberikan dokumentasi yang memadai terkait expired date kepada otoritas yang berwenang atau konsumen.

Solusi: Erzap ERP untuk Manajemen Expired Date

Kurangnya pencatatan yang baik terkait expired date dapat membawa dampak serius pada operasional, reputasi, dan keberlanjutan bisnis secara keseluruhan. Oleh karena itu, otomatisasi dan penggunaan sistem ERP terintegrasi dengan sistem manajemen stok yang canggih yang dilengkapi dengan fitur pengaturan expired date seperti Erzap ERP dapat menjadi solusi untuk mengatasi masalah ini dan memastikan kepatuhan terhadap standar keamanan dan kualitas produk.

Berikut adalah tutorial lengkap penggunaan fitur Pengaturan Expired Date Produk di Erzap ERP.


1. Pemberian Hak Akses Fitur Expired Date Produk

Hak akses untuk fitur expired date produk Erzap ERP dapat diberikan melalui menu Administrator, pilih menu User, lalu klik menu Tipe User.

Menu Administrator - Tipe User

Klik Edit pada tipe user yang ingin diberikan hak akses.

Tombol Edit pada Tipe User

Baca juga: Tutorial Menambahkan User Erzap

Pilih Data Master pada Daftar Fungsi.

Menu Data Master pada Daftar Fungsi

Kemudian tandai hak akses Produk - Expired Date.

Checkbox Produk - Expired Date

Klik Simpan untuk menyimpan pengaturan.

Tombol Simpan

Baca juga: Tutorial Tipe User dan Pengaturan Hak Akses


2. Pengaturan Expired Date Produk di Data Master

Pengaturan expired date produk dapat dilakukan melalui menu Data Master, pilih menu Produk, kemudian klik Manajemen Data.

Menu Data Master - Produk

Klik Edit pada produk yang ingin dikelola.

Daftar Produk dengan Tombol Edit

Klik tab Expired Date pada halaman Perubahan Data Produk.

Tab Expired Date pada Form Produk

Untuk mengaktifkan pengaturan, klik switch Menggunakan Expired Date.

Toggle Switch Menggunakan Expired Date

Kemudian pada Informasi Expired Date, inputkan batas pengembalian barang pada kolom Batas Retur (Hari) sesuai ketentuan. Berikut adalah penjelasan kolom-kolom dalam Informasi Expired Date:

  • Batas Retur (Hari): Merupakan batas pengembalian produk kepada supplier sebelum produk tersebut kadaluwarsa.
  • Tanggal Expired Date Terakhir: Keterangan tanggal kadaluwarsa terakhir dari produk tersebut. Ini akan terisi ketika Faktur Pembelian dibuat dan jika Tanggal Expired ditentukan. Tanggal Expired yang lebih baru akan mengubah tanggal lama.
  • Tanggal PO Terakhir: Keterangan tanggal kadaluwarsa terakhir dari produk tersebut. Tanggal PO akan terisi ketika PO dibuat dan jika Tanggal Expired ditentukan.
  • Tanggal Pembelian Terakhir: Tanggal Pembelian Terakhir akan terisi ketika Faktur Pembelian dibuat dan Tanggal Expired ditentukan.

Form Informasi Expired Date

Klik Simpan untuk menyimpan pengaturan.

Tombol Simpan Form


3. Pembelian Produk dengan Expired Date

Berikutnya adalah melakukan pembelian dari produk yang sudah diaktifkan pengaturan expired date-nya. Untuk melakukan pembelian produk, klik menu Pembelian, pilih menu Faktur Pembelian, lalu klik Buat Baru.

Menu Pembelian - Faktur Pembelian

Berikut adalah halaman Pencatatan Transaksi Pembelian. Lengkapi data-data pembelian seperti berikut.

Form Pencatatan Transaksi Pembelian

Input produk pada tabel Daftar Barang. Dapat diperhatikan terdapat kolom Tgl Expired Date.

Kolom Tgl Expired Date pada Daftar Barang

Klik kolom Tgl Expired Date untuk menentukan tanggal kadaluwarsa produk seperti berikut.

Picker Tanggal Expired Date

Kemudian lengkapi data-data lain seperti Jumlah dan Harga Satuan produk. Pada contoh ini, tanggal expired date produk adalah tanggal 30-04-2025.

Form Pembelian dengan Tanggal Expired Date

Lengkapi kolom pembayaran seperti berikut.

Form Pembayaran Pembelian

Kemudian klik Simpan untuk menyimpan pembelian.

Tombol Simpan Pembelian

Sistem akan memberikan notifikasi informasi seperti berikut. Klik Simpan.

Dialog Konfirmasi Penyimpanan

Berikut adalah notifikasi bahwa "Data Berhasil Disimpan".

Notifikasi Data Berhasil Disimpan

Berikut adalah Faktur Pembelian, dapat diperhatikan terdapat keterangan Tanggal Expired Date di bawah Nama Barang.

Faktur Pembelian dengan Tanggal Expired Date

Jika dilihat melalui Data Produk pada Data Master, Tanggal Expired Date Terakhir akan terisi sesuai dengan Tanggal Expired Date saat pembelian. Tanggal Expired Date yang lebih baru akan mengubah tanggal lama.

Data Produk dengan Tanggal Expired Date Terakhir Terisi


4. Purchase Order Produk dengan Expired Date

Berikutnya adalah melakukan Purchase Order (PO) dengan produk yang memiliki pengaturan expired date. Berbeda dengan Faktur Pembelian, expired date akan dicatat saat penerimaan PO. Berikut adalah langkah-langkahnya:

4.1 Pemesanan Barang PO

Pemesanan Barang PO dapat dilakukan melalui menu Pembelian, kemudian pilih menu Pemesanan Barang (PO), kemudian klik menu Buat Baru.

Menu Pembelian - Pemesanan Barang (PO)

Lengkapi data pemesanan barang pada halaman Pembuatan Pemesanan Barang seperti berikut.

Form Pembuatan Pemesanan Barang

Inputkan Nama Barang dan Jumlah Pemesanan pada tabel Daftar Barang.

Tabel Daftar Barang pada PO

Lengkapi Keterangan, Ongkos Kirim, Potongan, dan Uang Muka jika ada.

Form Keterangan, Ongkos Kirim, dan Potongan

Kemudian klik Simpan untuk menyimpan data.

Tombol Simpan PO

Berikut adalah Surat Pemesanan dari pesanan yang baru saja dibuat.

Surat Pemesanan (PO)

Dapat diperhatikan pada Data Produk di Data Master, kolom Tanggal PO Terakhir sudah terisi sesuai dengan tanggal PO yang dibuat.

Data Produk dengan Tanggal PO Terakhir Terisi

4.2 Penerimaan Barang

Setelah pembuatan pesanan atau PO, berikutnya adalah proses Penerimaan Barang. Klik menu Inventori, kemudian menu Penerimaan Barang, lalu klik menu Catat Penerimaan.

Menu Inventori - Penerimaan Barang

Klik Proses pada data pesanan yang ingin diproses.

Tombol Proses pada Daftar PO

Lengkapi data pada halaman Penerimaan Barang PO. Dapat diperhatikan terdapat kolom Tgl Expired Date pada nama barang.

Form Penerimaan Barang dengan Kolom Tgl Expired Date

Input tanggal expired date sesuai ketentuan.

Picker Tanggal Expired Date pada Penerimaan Barang

Kemudian input Jumlah barang yang diterima.

Input Jumlah Barang pada Penerimaan

Klik Simpan untuk menyimpan data.

Tombol Simpan Penerimaan Barang

Mengenal Akuntansi dan Pentingnya Sistem Akuntansi pada Bisnis

Mengenal Akuntansi dan Pentingnya Sistem Akuntansi pada Bisnis

23-02-2023 - Dibaca: 3394 kali.
Artikel ini menjelaskan tentang pentingnya sistem akuntansi yang baik untuk bisnis dan bagaimana ERP system dapat membantu mengelola sistem keuangan perusahaan dengan lebih efektif. Dalam artikel ini, Anda akan mempelajari tentang siklus akuntansi, audit keuangan, serta bagaimana ERZAP sebagai sistem ERP berbasis cloud dapat mengintegrasikan informasi keuangan dan operasional secara efisien. Pelajari cara meningkatkan efektivitas dan efisiensi operasional dengan menggabungkan sistem akuntansi yang baik dan ERZAP
Baca selengkapnya...
Fitur Duplikasi Penjualan ERZAP

Fitur Duplikasi Penjualan ERZAP

18-01-2019 - Dibaca: 7590 kali.
Anda mungkin kerap menjumpai customer anda membeli barang/produk yang sama setiap mereka berbelanja di Outlet anda. Kasir anda mungkin hafal dengan daftar belanjaan customer tersebut, tetapi bukankah sedikit membosankan untuk menginput orderan yang sama setiap harinya dari orang yang sama ?? Maka dari itu, kali ini ERZAP merilis fitur Duplikat Penjualan. Dengan Fitur ini, anda dapat melakukan penjualan yang sudah pernah dilakukan tanpa harus menginput produk satu persatu lagi.
Baca selengkapnya...
Implementasi Transaksi Hutang Beban dengan PPN Masukan

Implementasi Transaksi Hutang Beban dengan PPN Masukan

12-03-2026 - Dibaca: 1553 kali.
Panduan lengkap mencatat hutang beban dan PPN masukan di ERZAP ERP. Pelajari alur pencatatan budget marketing dari awal hingga penyesuaian pajak masukan.
Baca selengkapnya...
Tutorial Konfigurasi Lokasi Absen Pegawai Erzap

Tutorial Konfigurasi Lokasi Absen Pegawai Erzap

09-11-2022 - Dibaca: 7394 kali.
Erzap ERP dilengkapi oleh aplikasi absensi mobile untuk mencatat kehadiran pegawai yaitu Erzap Team. Dengan menggunakan aplikasi absensi Erzap Teams, pegawai dapat melakukan absensi secara mandiri menggunakan handphonenya masing-masing, kemudian data absen tersebut akan tercatat pada sistem Erzap yang kemudian akan membantu untuk kalkulasi gaji karyawan.
Baca selengkapnya...
Sinkronisasi Shopee

Sinkronisasi Shopee

12-12-2020 - Dibaca: 16490 kali.
Apa? Anda masih Edit produk lewat Seller Center Shopee? Apa anda sudah tau dengan Erzap anda dapat Edit Produk dan Stok Shopee via Erzap? Lho memangnya bisa ya ?! Bisa dong! Check Tutorial ini dan pelajari lebih lanjut!
Baca selengkapnya...