Mudah dan Cepat Buat Laporan Keuangan sebelum Tahun Baru Tiba!

24-12-2022 17:46:45, Dibaca: 2905

Apa yang Dimaksud dengan Laporan Keuangan?

Laporan keuangan dilansir dari Kompas adalah laporan berisi catatan transaksi yang dapat menunjukkan situasi finansial suatu perusahaan sebagai bahan evaluasi atas periode bisnis tertentu. Laporan keuangan tidak hanya berguna bagi pihak internal perusahaan, tetapi juga pihak eksternal. Para investor biasanya melihat laporan keuangan perusahaan sebagai bahan pertimbangan mereka berinvestasi. Selain alasan tersebut, ada tujuan dan manfaat lain dari laporan keuangan.

Jenis-jenis Laporan Keuangan

  1. Laporan Laba Rugi: laporan keuangan yang menunjukkan jumlah pendapatan dan pengeluaran perusahaan selama periode tertentu. Laporan Laba/Rugi memperlihatkan laba atau rugi yang diperoleh perusahaan melalui kegiatan operasionalnya.
  2. Laporan Arus Kas: laporan keuangan menunjukkan informasi arus kas perusahaan baik langsung maupun tidak langsung. Data dalam arus kas langsung didapatkan dari kas actual (perhitungan tunai) sedangkan arus kas tidak langsung menggunakan laba bersih sebagai dasar dan menggunakan penyesuaian untuk mengubah pendapatan menjadi arus kas.
  3. Laporan Perubahan Modal : laporan yang menunjukkan perubahan modal perusahaan disertai penyebabnya.
  4. Laporan Neraca : laporan neraca berisi informasi asset perusahaan secara rinci.

Tujuan dan Manfaat Laporan Keuangan

Tujuan laporan keuangan dibuat tidak hanya berpengaruh untuk keputusan ekonomi yang dibuat oleh perusahaan. Namun, ada pula keputusan lain yang diambil berdasarkan laporan keuangan yang dibuat. Berikut ini beberapa tujuan dibuatnya laporan keuangan.

1. Evaluasi Kinerja Bisnis

Laporan keuangan menyediakan informasi yang lengkap mengenai pemasukan dan pengeluaran perusahaan sehingga perusahaan dapat melakukan evaluasi terhadap kinerja bisnis mereka. Laporan Laba Rugi dapat membantu Perusahaan melihat total laba/rugi yang didapat melalui perhitungan pendapatan dan beban yang dibayar selama periode bisnis.

2. Pemenuhan Kewajiban Bisnis

Laporan keuangan merupakan laporan yang wajib dibuat oleh perusahaan. Hal ini tertera dalam Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 1998 tentang Informasi Keuangan Tahunan Perusahaan Pasal 2 Ayat 1. Adapun laporan yang wajib ada, seperti Laporan Neraca, Laporan Laba/Rugi, Laporan Arus Kas, Laporan Utang Piutang termasuk Kredit Bank, dan Daftar Penyertaan Modal. Kewajiban tersebut berlaku bagi bentuk usaha Perseroan Terbatas dan laporan yang dimaksud harus melalui proses audit oleh Akuntan Publik.

Baca juga Jangan Sampai Terlewat! Ini 7 Produk Terlaris saat Natal

3. Bahan Penentuan Budgeting

Berdasarkan kinerja perusahaan dalam satu periode, perusahaan dapat menentukan anggaran untuk periode selanjutnya. Kinerja yang dimaksud dapat dilihat dari perolehan laba dan likuiditas perusahaan.

4. Informasi untuk Pemegang Saham dan Investor

Laporan keuangan perusahaan menjadi bahan pengambilan keputusan pemegang saham maupun investor untuk berinvetasi, menambah modal, ataupun menjual sahamnya.

5. Mengetahui Kemampuan Perusahaan Membayar Kewajiban

Melalui laporan keuangan, dapat dilihat kemampuan perusahaan membayar kewajibannya, yakni utang, bunga dan pajak. Utang yang dimaksud bukan hanya jangka pendek seperti Utang Dagang melainkan juga utang jangka panjang, yaitu Utang Bank.

Solusi Pembuatan Laporan Keuangan yang Cepat dan Tepat

Teknologi merupakan hal yang hampir mustahil dipisahkan dari kehidupan manusia. Tak terkecuali penggunaan teknologi dalam bisnis yang sangat memudahkan para pelaku bisnis menjalankan usahanya. Contohnya penggunaan software ERP, Akunting, POS yang dapat membantu pebisnis melakukan konrol dan pengawasan bisnis tanpa terbatas ruang dan waktu.

Berkaitan dengan pembuatan laporan keuangan, software ERP dengan fitur lengkap seperti ERZAP ERP memiliki menu Akunting yang sudah sesuai Standar Akuntansi Keuangan. Back Office ERZAP terhubung dengan mesin POS yang merupakan pengganti kasir konvesional sehingga laporan keuangan tidak perlu dibuat manual karena catatan transaksi pada POS terintegrasi dengan sistem Akunting ERZAP. Laporan Keuangan dapat Anda akses kapan saja pada menu Akunting. Hal ini dapat meminimalisir kesalahan yang terjadi dalam pelaporan keuangan karena rincian mengenai pemasukan dan pengeluaran perusahaan sudah jelas tertera pada laporan tersebut. Anda bahkan bisa mendapatkan laporan dari departemen lain, seperti laporan pembelian, laporan rekap pegawai, laporan penjualan, dan laporan lainnya! Cari tahu lebih lanjut di sini.

 

Free Trial 14 Hari tanpa Kartu Kredit

Tutorial Fitur Izin Cuti & Libur Erzap ERP

07-12-2023 - Dibaca: 5952 kali.
Sebagai sistem ERP (Enterprise Resource Planning) Erzap memiliki peran yang penting dalam mendukung manajemen cuti karyawan. Fitur Izin cuti dan libur memberikan kemudahaan kepada perusahaan untuk mengelola secara efisien proses pengajuan cuti. Berikut adalah Tutorial fitur izin cuti dan libur Erzap ERP.
Baca selengkapnya...

Kirim Pesan WhatsApp Otomatis dari ERZAP ERP

28-02-2026 - Dibaca: 527 kali.
WhatsApp saat ini menjadi salah satu media komunikasi utama antara bisnis dan pelanggan. Untuk mendukung kebutuhan tersebut, ERZAP telah menyediakan fitur WhatsApp Cloud API yang dapat digunakan untuk mengirim notifikasi otomatis seperti OTP dan approval.
Baca selengkapnya...

Bahaya Turnover Karyawan yang Tinggi pada Kinerja Perusahaan

17-08-2022 - Dibaca: 8482 kali.
Pernah mendengar tentang turnover karyawan? Kenali dampaknya bagi perusahaan di sini!
Baca selengkapnya...

Penggunaan Fitur Harga Jual Minimum

02-11-2018 - Dibaca: 6580 kali.
ERZ4P menyediakan fitur untuk memberi batasan harga jual terendah agar kasir anda tidak menjual harga dibawah harga jual minimum yang sudah ditentukan. Di Tutorial kali ini kami akan menjelaskan cara menggunakan fitur Harga Jual Minimum pada ERZAP
Baca selengkapnya...

Retur Servis Kini Lebih Mudah Melalui Aplikasi Erzap Smart Repair

11-06-2025 - Dibaca: 3207 kali.
Dengan fitur Retur Servis di Aplikasi Erzap Smart Repair, proses penanganan keluhan pelanggan menjadi lebih cepat dan terdokumentasi dengan baik. Tidak hanya membantu teknisi dalam bekerja lebih efisien, sistem ini juga membantu pemilik bisnis untuk mengontrol kualitas layanan servis, meminimalkan miskomunikasi, dan menciptakan pengalaman pelanggan yang memuaskan.
Baca selengkapnya...