Rahasia Pengunjung Ramai: AIDA Model

20-09-2022 17:37:55, Dibaca: 3611

Apa itu AIDA Model?

AIDA model adalah model pemasaran yang membagi proses pengambilan keputusan konsumen menjadi beebrapa tahapan. AIDA merupakan akronim dari awareness, interest, desire, dan action. Model AIDA dikembangkan sejak tahun 1898 oleh Elias St. Elmo Lewis, pengusaha asal Amerika. Penggunaan model ini dapat dilihat dalam narasi sebuah iklan yang mempromosikan sebuah mereka atau produk. Secara spesifik, model AIDA digunakan pemasar ketika menyusun copywriting. Tujuannya adalah untuk menarik perhatian audiens, menimbulkan keinginan atau kebutuhan akan sebuah produk, dan kemudian menimbulkan tindakan. Tindakan yang dimaksud bisa berupa mengarahkan ke situs tertentu atau melakukan pembelian. AIDA Model (Awareness, Interest, Desire, Action) Kita perlu memahami pengertian tiap huruf agar dapat mempraktikkannya. Sebab, masing-masing variabel memiliki bentuk dan tujuan masing-masing. Misalnya saja action yang berfungsi sebagai CTA (call to action) dan merupakan tahap terakhir model AIDA. Sebelum mencapai tahap action, pemasar harus memenuhi 3 tahap sebelumnya terlebih dahulu, yakni awareness (kesadaran), interest (ketertarikan), dan desire (keinginan). Berikut penjelasannya.

A. Awareness

Awareness atau kesadaran adalah tahapan pertama dalam implementasi AIDA Model. Fungsi dari awareness ialah membangun kesadaran audiens terhadap keberadaan suatu mereka tau produk. Praktik awareness dalam copywriting misalnya dengan membuat headline yang provokatif dan mengundang audiens untuk melihat lebih lanjut. Gunakan kata-kata yang bersifat personal agar audiens merasa iklan yang dia lihat sesuai dengan situasi atau kebutuhannya.

B. Interest

Interest sebagai tahapan kedua ditujukan untuk mempertahankan minat audiens agar tetap membaca atau menonton iklan yang ditampilkan hingga akhir. Perusahaan harus mampu menampilkan sesuatu yang relevan dengan audiens agar mereka tetap memberikan perhatian dan dapat menyerap informasi yang diberikan perusahaan seutuhnya. Apabila perusahaan berhasil mempertahankan minat audiens, akan lebih mudah untuk menciptakan keinginan audiens dan sampai pada tahap terakhir sesuai tujuan perusahaan.

C. Desire

Audiens yang sudah sampai di tahap ini kemungkinan besar akan melakukan pembelian. Pasalnya, mereka sudah merasa butuh dan timbul keinginan untuk membeli produk Anda. Perusahaan harus dapat meyakinkan audiens bahwa mereka memang membutuhkan produk yang ditawarkan. Dapat pula memperlihatkan testimoni dari pembeli sebelumnya untuk mendukung tahap ini.

D. Action

Action merupakan tujuan akhir dari AIDA model. Perusahaan yang mampu membangkitkan kesadaran, mempertahankan minat, dan meyakinkan audiens akan lebih mudah mendorong audiens untuk sampai ke tahap tindakan berupa transaksi. Biasanya terdapat frasa yang bernada ajakan untuk membujuk audiens melakukan apa yang diharapkan perusahaan. Sekalipun tindakan yang dilakukan tidak berujung pada transaksi, tetapi ketika audiens sudah sampai ke tahap ini artinya mereka sudah lumayan mengingat perusahaan Anda.

Panduan Implementasi AIDA Model

Masing-masing huruf dalam AIDA Model harus memiliki key points atau mengandung pertanyaan-pertanyaan berikut.

a. Awareness

  • Apa yang ingin disampaikan perusahaan
  • Apakah pesan yang disampaikan penting bagi audiens
  • Judul menarik perhatian

b. Interest

  • Mampu mempertahankan minat audiens untuk terus melihat informasi yang diberikan
  • Relevan dengan kebutuhan atau situasi audiens
  • Apa keuntungan yang mungkin didapatkan audiens

c. Desire

  • Bagaimana menstimulasi keinginan terhadap produk
  • Mampu membuat audiens merasa membutuhkan produk yang ditawarkan
  • Mampu meyakinkan audiens bahwa produk Anda adalah yang mereka butuhkan

d. Action

  • Menggunakan kalimat persuasif
  • Terdapat CTA yang mengarahkan audiens melakukan sesuatu
  • Mampu membuat audiens melakukan sesuai harapan perusahaan

ERZAP KATALOG UNTUK MENDUKUNG PROMOSI 

Fitur katalog dapat memudahkan audiens Anda yang sudah sampai ke tahap CTA untuk melihat rincian produk secara lebih jelas. Selain itu, fitur ini juga dapat membantu proses promosi sebab Anda cukup mengirimkan link katalog kepada target audiens. Anda dapat mendapatkan fitur katalog secara GRATIS jika berlangganana dengan ERZAP. Data produk di situs web katalog akan otomatis menyesuaikan dengan data pada sistem sebab fitur ini terhubung dengan back office dari ERZAP ERP sehingga informasi akan terus diperbaharui secara real-time. Data produk yang dimaksud mencakup harga produk, jumlah stok, dan informasi lainnya. Menggunakan AIDA model dalam copywriting yang didukung dengan penggunaan SEO akan membantu calon konsumen menemukan produk Anda karena dalam katalog global ERZAP terdapat meta keyword produk.

 

Free Trial 14 Hari tanpa Kartu Kredit

 

Tutorial Membuat Akun Bank Pada ERZAP

23-07-2018 - Dibaca: 13507 kali.
Di dalam proses transaksi pasti kita menggunakan tipe penjualan seperti langsung ataupun tak langsung. Jika langsung maka kita bisa menggunakan tunai, sedangkan tak langsung kita bisa menggunakan kartu kredit ataupun dengan bank. Nah berikut akan dijelaskan cara membuat akun bank dengan sistem ERZ4P. ERZ4P memiliki fitur di dalam membuat akun bank yaitu
Baca selengkapnya...

Penarikan Prive pada Erzap

03-08-2020 - Dibaca: 7787 kali.
Prive adalah pengambilan dana dari owner/investor dari perusahaan yang mereka miliki/invest yang akan digunakan untuk kebutuhan pribadi. Penarikan Prive ini akan mengakibatkan pengurangan pada nilai Modal Awal Erzap dengan Modul Pembukuannya, mendukung pencatatan Penarikan Prive. Pada Tutorial kali ini akan membahas cara menginputkan transaksi Penarikan Prive
Baca selengkapnya...

Erzap ERP Mendukung Tokopedia & TikTok Shop Seller Center

28-04-2025 - Dibaca: 7644 kali.
Tokopedia dan TikTok Shop bergabung menjadi Shop Tokopedia. Kelola stok dan pesanan Anda lebih praktis dengan integrasi Erzap ERP. Mudah, cepat, dan terkontrol!
Baca selengkapnya...

Implementasi Pencatatan Pembayaran Pajak Penghasilan (PPh) Berdasarkan PP 55 – Tarif 0,5% Dari Omset Bruto

13-03-2026 - Dibaca: 1326 kali.
Bagi perusahaan yang menggunakan skema PPh Final berdasarkan PP 55, Pajak Penghasilan dihitung sebesar 0,5% dari total omzet bruto setiap bulan. Dalam praktik akuntansi, beban pajak harus diakui pada periode yang sama dengan omzetnya, agar laporan laba rugi mencerminkan kondisi yang sebenarnya.
Baca selengkapnya...

Stok Keluar pada Erzap

25-12-2020 - Dibaca: 7135 kali.
Bila tidak dikeluarkan, Stok Sistem dan Stok Fisik tidak akan sesuai. Sebagai tambahan, Nilai Persediaan dan Beban juga tidak akan akurat dalam Pembukuan. Bagaimana cara menggunakan Stok Keluar? Simak Tutorial dibawah ini. 
Baca selengkapnya...