Transfer Kas Erzap

24-12-2020 12:42:14, Dibaca: 6979

Kenapa Kas Ditransfer?

Kas dapat berpindah nominalnya dari satu Akun Kas ke Akun Kas lainnya. Tujuannya cukup bervariasi. Misal seperti Kas Kecil yang dipindahkan ke Kas Besar lalu Kas Besar dipindahkan lagi ke Kas Bank dan masih banyak lagi contoh perpindahan lainnya. Kas di Transfer karena adanya kebutuhan atau prosedur tertentu yang ditetapkan oleh Toko atau Usaha.

Harus Dicatat?

Tentunya. Bila tidak dicatat, anda tidak dapat mengetahui jumlah Kas dan History pergerakan Nominal dari masing masing Akun Kas. Ini dapat menyebabkan Pembukuan menjadi rancu dan memberi celah untuk terjadinya tindak kecurangan.

Malas Catat Pembukuan? Let Erzap Handle This

Pembukuan dari Erzap akan dilakukan secara Otomatis oleh Sistem. Anda cukup menginputkan memilih dan memasukan nominal dari Akun Kasnya. Tidak perlu untuk buat Jurnal secara manual. Praktis bukan?

Bagaimana cara untuk Transfer Kas di Erzap? Simak Tutorialnya dibawah.

Table of Content

A. Transfer Kas General 

B. Transfer Kas Antar Outlet

C. Transfer Kas dengan Beban

D. Transfer Kas Multi Kasir

 


A. Transfer Kas General


Pada bagan ini kami akan menjelaskan cara memindahkan nominal suatu Akun Kas ke Akun Kas lainnya dimana kedua Akun Kas ini berada dalam satu Outlet yang sama.

Kapan Metode ini digunakan? Umumnya pada saat anda hendak memindahkan seluruh Kas Kecil ke Kas Besar saat Closing. 

Berikut langkah-langkahnya:

1. Akses Akunting > Transaksi Kas > Transfer Kas/Bank.

2. Akan tampil halaman Transfer Kas/Bank. Isikan informasi pada kolom-kolom yang tersedia

3. Pilih Outlet Asal.

Outlet Asal adalah Outlet yang akan memindahkan nominal dari Kas terpilih

4. Pilih Kas/Bank Asal

Kas/Bank Asal adalah Kas yang akan memindahkan nominalnya.

Nominal Kas ini akan berkurang sesuai dengan nominal yang diinputkan setelah Transfer Kas tersimpan.

5. Pilih Outlet Tujuan.

Outlet Asal adalah Outlet yang akan menerima nominal Kas yang ditransfer

6. Pilih Kas/Bank Tujuan.

Kas/Bank Asal adalah Kas yang akan menerima Nominal dari Kas Asal

Nominal Kas ini akan bertambah sesuai dengan nominal yang diinputkan setelah Transfer Kas tersimpan.

7. Inputkan Tanggal.

Default nya adalah Tanggal hari ini.

8. Inputkan Nominal yang akan ditransfer.

9. Klik Ikon Disket untuk menginputkan Transfer Kas

10. Anda dapat mencetak Bukti Pembayaran bila diperlukan.

11. Jurnal akan terbit secara Otomatis.

 

 


B. Transfer Kas Antar Outlet


Pada bagan ini kami akan menjelaskan cara memindahkan nominal suatu Akun Kas ke Akun Kas lainnya dimana kedua Akun Kas ini berada pada Outlet yang berbeda.

Kapan Metode ini digunakan? Umumnya pada saat salah satu Outlet anda membutuhkan dana dari Outlet lain.

Berikut langkah-langkahnya:

1. Akses Akunting > Transaksi Kas > Transfer Kas/Bank.

2. Akan tampil halaman Transfer Kas/Bank. Isikan informasi pada kolom-kolom yang tersedia

3. Pilih Outlet Asal.

Outlet Asal adalah Outlet yang akan memindahkan nominal dari Kas terpilih

4. Pilih Kas/Bank Asal

Kas/Bank Asal adalah Kas yang akan memindahkan nominalnya.

Nominal Kas ini akan berkurang sesuai dengan nominal yang diinputkan setelah Transfer Kas tersimpan.

5. Pilih Outlet Tujuan.

Outlet Asal adalah Outlet yang akan menerima nominal Kas yang ditransfer

6. Pilih Kas/Bank Tujuan.

Kas/Bank Asal adalah Kas yang akan menerima Nominal dari Kas Asal

Nominal Kas ini akan bertambah sesuai dengan nominal yang diinputkan setelah Transfer Kas tersimpan.

7. Inputkan Tanggal.

Default nya adalah Tanggal hari ini.

8. Inputkan Nominal yang akan ditransfer.

9. Klik Ikon Disket untuk menginputkan Transfer Kas

10. Anda dapat mencetak Bukti Pembayaran bila diperlukan.

11. Jurnal untuk masing-masing Outlet terbit secara Otomatis.

12. Berikut Jurnal dari Outlet yang melakukan transfer.

13. Lalu berikut ini adalah Jurnal dari Outlet yang menerima transfer.

 

 


C.Transfer Kas dengan Beban


Pada bagan ini kami akan menjelaskan cara mentransfer Kas dengan menambahkan Biaya/Beban. 

Kapan Metode ini digunakan? Tentunya kekita anda dikenakan Biaya Administrasi saat transfer dari Bank ke Bank lain contohnya.

Berikut langkah-langkahnya:

1. Akses Akunting > Transaksi Kas > Transfer Kas/Bank.

2. Akan tampil halaman Transfer Kas/Bank. Isikan informasi pada kolom-kolom yang tersedia

3. Pilih Outlet Asal.

Outlet Asal adalah Outlet yang akan memindahkan nominal dari Kas terpilih

4. Pilih Kas/Bank Asal

Kas/Bank Asal adalah Kas yang akan memindahkan nominalnya.

Nominal Kas ini akan berkurang sesuai dengan nominal yang diinputkan setelah Transfer Kas tersimpan.

5. Pilih Outlet Tujuan.

Outlet Asal adalah Outlet yang akan menerima nominal Kas yang ditransfer

6. Pilih Kas/Bank Tujuan.

Kas/Bank Asal adalah Kas yang akan menerima Nominal dari Kas Asal

Nominal Kas ini akan bertambah sesuai dengan nominal yang diinputkan setelah Transfer Kas tersimpan.

7. Inputkan Tanggal.

Default nya adalah Tanggal hari ini.

8. Inputkan Nominal yang akan ditransfer.

9. Pilih Akun Beban.

10. Inputkan Nominal Beban.

11. Klik Ikon Disket untuk menginputkan Transfer Kas

12. Anda dapat mencetak Bukti Pembayaran bila diperlukan.

13. Jurnal akan terbit secara Otomatis.

 


D. Transfer Kas Multi Kasir


Pada bagan ini kami akan menjelaskan cara memindahkan nominal Akun Kas yang terpengaruh dengan Sistem Multi Kasir.

Akun Kas Multi Kasir akan dibagi sesuai dengan jumlah Kasir yang anda inputkan ke Sistem.

Untuk mengaktifkan Sistem Multi Kasir silahkan pelajari Tutorialnya disini.

Kapan Metode ini digunakan? Metode ini wajib digunakan untuk memindahkan Nominal dari Masing-masing Kas Kasir ke Kas lainnya, seperti Kas Umum/Kas Besa

Berikut langkah-langkahnya:

1. Akses Akunting > Transaksi Kas > Transfer Kas/Bank.

2. Akan tampil halaman Transfer Kas/Bank. Isikan informasi pada kolom-kolom yang tersedia

3. Pilih Outlet Asal.

Outlet Asal adalah Outlet yang akan memindahkan nominal dari Kas terpilih

4. Pilih Kas/Bank Asal

Kas/Bank Asal adalah Kas yang akan memindahkan nominalnya.

Nominal Kas ini akan berkurang sesuai dengan nominal yang diinputkan setelah Transfer Kas tersimpan.

Untuk Multi Kasir, ketika Kas Kasir terpilih, Nominal Total akan muncul pada Tabel Saldo.

5. Pilih Outlet Tujuan.

Outlet Asal adalah Outlet yang akan menerima nominal Kas yang ditransfer

6. Pilih Kas/Bank Tujuan.

Kas/Bank Asal adalah Kas yang akan menerima Nominal dari Kas Asal

Nominal Kas ini akan bertambah sesuai dengan nominal yang diinputkan setelah Transfer Kas tersimpan.

7. Pilih Kasir yang akan ditransfer Nominal Kasnya.

Ketika Kasir sudah terpilih, Tabel Saldo akan menampilkan informasi Saldo khusus untuk Kasir tersebut.

8. Inputkan Tanggal.

Default nya adalah Tanggal hari ini.

9. Inputkan Nominal yang akan ditransfer.

10. Klik Ikon Disket untuk menginputkan Transfer Kas

11. Anda dapat mencetak Bukti Pembayaran bila diperlukan.

12. Jurnal akan terbit secara Otomatis.


Sekian Tutorial dari kami, Selamat mencoba! Gunakan fitur ini untuk memaksimalkan Efisiensi dan Efektifitas Bisnis anda!

Belum dapat bantuan Sistem yang Cerdas? Klik tombol dibawah untuk Registrasi.
Free Trial 14 Hari tanpa Kartu Kredit

 

 

 

 

 

Tutorial Fitur Tukar Tambah Erzap ERP

05-09-2024 - Dibaca: 5118 kali.
Kelola penukaran barang dengan mudah menggunakan fitur Tukar Tambah Erzap ERP. Cocok untuk bisnis retail, sistem ini terintegrasi dengan manajemen stok dan penjualan untuk memudahkan transaksi dan laporan otomatis.
Baca selengkapnya...

Kenali Pajak Masukan dan Pajak Keluaran!

07-08-2022 - Dibaca: 4562 kali.
Pajak Masukan yang merupakan pajak yang seharusnya sudah dibayar oleh PKP atas perolehan barang/jasa kena pajak, pemanfaatan BKP (Barang Kena Pajak) tidak berwujud dari luar daerah, dan impor BKP dalam masa pajak tertentu. Secara mekanisme pengkreditan pajak masukan membuat PKP yang dapat mengkreditkan pajak yang telah dibayar atas perolehan barang dan jasa dengan pajak keluaran yang dipungut ketika melakukan penyerahan barang. Sedangkan Pajak Keluaran merupakan pajak terutang yang wajib dipungut oleh PKP saat menyerahkan barang/jasa kena pajak, ekspor barang kena pajak berwujud/tidak berwujud, dan ekspor jasa kena pajak.
Baca selengkapnya...

Pencatatan Stok Masuk Gudang: Panduan Lengkap Agar Barang Masuk Selalu Terdokumentasi

16-04-2026 - Dibaca: 152 kali.
Panduan pencatatan stok masuk gudang di luar alur pembelian: produksi sendiri, hibah, koreksi stok. Pelajari cara kerja dan langkah input digital.
Baca selengkapnya...

Punya Bisnis Manufaktur? Simak Pentingnya ERP bagi Bisnis Anda!

21-04-2022 - Dibaca: 3436 kali.
Anda punya bisnis manufaktur dan sedang mempertimbangkan ERP? Simak pentingnya ERP bagi bisnis Anda di sini!
Baca selengkapnya...

Omnichannel Erzap ERP Kelola 7 Marketplace dari Satu Dasbor

21-04-2026 - Dibaca: 86 kali.
Erzap ERP menghubungkan Shopee, Tokopedia, TikTok Shop, Lazada, Blibli, GrabMart, dan Zalora ke dalam satu sistem. Stok, pesanan, harga, hingga fee marketplace tercatat otomatis — tanpa input manual, tanpa buka banyak tab.
Baca selengkapnya...