Tutorial Label Designer Erzap: Membuat Template Label Timbangan dan Barcode untuk POS Android
Apa itu Label Designer Erzap?
Label Designer adalah fitur untuk mendesain label yang dicetak aplikasi POS Android Erzap, dengan cara membuat template label di web Erzap. Teks, barcode, QR, garis, dan kotak dapat diletakkan di posisi mana saja dalam satuan milimeter, dan teksnya dapat berisi placeholder seperti {nama_produk} atau {harga} yang otomatis diganti data produk saat label dicetak. Dari semua template satu jenis label, Anda memilih satu template, lalu semua device memakai template tersebut setelah melakukan sinkron.
Label Designer mengatur dua jenis label:
- Timbangan: label harga produk yang ditimbang seperti buah, daging, atau kue curah. Label ini ditempel ke kemasan lalu di-scan kasir.
- Barcode Produk: label barcode atau label harga produk biasa, misalnya label rak dan label kemasan.
Sebelum memulai, pastikan hal-hal berikut:
- Hak akses Administrator - General Setting. Hanya user dengan hak akses ini yang dapat membuat, mengubah, dan memilih template.
- Aplikasi POS Android versi terbaru di semua device yang mencetak label. Device dengan aplikasi versi lama tetap mencetak memakai setting label lama.
- Printer label sudah terhubung ke device Android, beserta ukuran kertas label yang dipakai, yaitu lebar dan tinggi satu label serta jumlah label yang berjejer dalam satu baris.
Daftar isi:
- Tahap 1: Buka Label Designer
- Tahap 2: Buat Template Baru
- Tahap 3: Susun Konten di Editor
- Tahap 4: Periksa Deteksi Masalah lalu Simpan
- Tahap 5: Pilih Template untuk Semua Device
- Tahap 6: Sinkron dan Tes Cetak di Android
- Mengelola Daftar Template
- Template Default dari Setting Lama
- FAQ
Tahap 1: Buka Label Designer
- Login ke web Erzap dengan user yang memiliki hak akses Administrator - General Setting
- Buka menu Administrator → General Setting
- Buka tab Setting, lalu tab Label Designer yang bertanda POS Android
- Pilih sub-tab Timbangan atau Barcode Produk sesuai jenis label yang akan diatur
Setiap sub-tab berisi daftar template untuk jenis label tersebut, dengan kolom berikut:
- Preview: gambar kecil hasil template dengan data contoh.
- Nama Template: nama template, ditambah tanda ★ Dipilih untuk template yang sedang dipakai device dan tanda Setting lama untuk template Default.
- Kertas: ringkasan ukuran kertas, misalnya 33 × 19 mm · 1 kolom · 203 dpi.
- Terakhir Diubah: tanggal dan jam template terakhir disimpan.
- Aksi: tombol Edit, Ganti Nama, Duplikat, Pilih, dan Hapus.
*Semua perubahan template langsung tersimpan, sehingga Anda tidak perlu menekan tombol Simpan General Setting di bagian bawah halaman.
Tahap 2: Buat Template Baru
- Pilih sub-tab jenis label, yaitu Timbangan atau Barcode Produk
- Klik + Template Baru sehingga pop-up Template Baru terbuka
- Isi nama dan ukuran kertas template
- Klik Buat untuk membuka halaman editor dengan label kosong seukuran kertas tersebut
Isian di pop-up Template Baru:
- Nama Template: wajib diisi dan tidak boleh sama dengan nama template lain pada jenis label yang sama. Jika nama sudah dipakai, maka muncul pesan "Nama template sudah dipakai".
- Lebar label (mm) dan Tinggi label (mm): ukuran SATU label, bukan ukuran seluruh gulungan kertas.
- Jumlah kolom: jumlah label yang berjejer ke samping dalam satu baris kertas. Isi 1 untuk kertas label satu kolom.
- Jarak antar kolom (mm): jarak antara label yang berjejer ke samping. Isian ini hanya berpengaruh jika jumlah kolom lebih dari 1.
- Resolusi printer: pilih 203 dpi (8 dot / mm) atau 300 dpi (12 dot / mm) sesuai printer label Anda.
Isian kertas otomatis terisi dari template yang sedang dipilih untuk jenis label tersebut. Jika belum ada template sama sekali, maka isiannya 33 × 19 mm, 1 kolom, dan 203 dpi.
*Template baru belum tersimpan sampai Anda menekan tombol Simpan di editor. Jika Anda keluar dari editor tanpa menyimpan, maka tidak ada template yang terbuat.
Tahap 3: Susun Konten di Editor
Editor template terbuka sebagai halaman penuh. Setiap objek di label disebut konten, dan editor dibagi menjadi beberapa bagian:
- Header: tombol ← Kembali, nama dan jenis template, status simpan, tombol Simpan, serta baris Contoh Template Label dan alat bantu Undo, Redo, Snap 0,5 mm, Grid, dan Zoom.
- Kolom kiri: panel Template Konten, Tambah Konten, Daftar Konten, dan Keyboard Shortcut.
- Kolom tengah: Data contoh, kanvas label, dan panel Deteksi Masalah.
- Kolom kanan: panel Properti untuk konten yang sedang dipilih.
Mulai dari Contoh Template Label
Cara tercepat menyusun label adalah memulai dari contoh yang sudah jadi. Klik salah satu tombol di baris Contoh Template Label:
- Barcode Produk: Barcode 1, Barcode 2, QR Code, atau Kosong.
- Timbangan: Timbangan 1, Timbangan 2, atau Kosong.
Seluruh konten di label akan diganti dengan konten contoh yang disesuaikan dengan ukuran kertas template, sedangkan ukuran kertasnya tidak berubah. Jika hasilnya tidak sesuai, klik Undo untuk kembali ke susunan sebelumnya.
Menambah konten
Panel Template Konten berisi tombol yang menambahkan teks siap pakai selebar label dengan sekali klik:
- Semua jenis label: {Nama Produk}, {Nama Tercetak}, {Kode Barcode}, dan {Harga}.
- Barcode Produk: {Harga Coret}, yang sudah dicoret dan otomatis disembunyikan jika produk tidak sedang diskon.
- Timbangan: {Berat}, {Harga per Kg}, dan {Berat x Harga/kg}.
Untuk konten lain, pakai tombol di panel Tambah Konten, yaitu + Teks, + Barcode, + QR, + Garis, dan + Kotak. Konten yang ditambahkan dapat diklik, digeser, dan diubah ukurannya langsung di kanvas dengan mouse. Semua konten di label tercantum di panel Daftar Konten.
Mengatur properti konten
Klik konten di kanvas, lalu atur propertinya di panel Properti:
- X, Y, Lebar, Tinggi (mm): posisi dan ukuran konten. Untuk garis, isi tinggi 0 agar garisnya mendatar, atau lebar 0 agar garisnya tegak.
- Putar: 0, 90, 180, atau 270 derajat.
- Isi: teks biasa, placeholder, atau gabungan keduanya. Tombol biru di bawahnya menyisipkan placeholder yang tersedia untuk jenis label ini, dan tombol (?) menampilkan contoh hasilnya dengan data contoh.
- Ukuran teks (mm), Tebal, dan Rata kiri, tengah, atau kanan, khusus untuk konten teks.
- Maks baris: jumlah baris paling banyak sebelum teks dipotong.
- Kecilkan otomatis kalau tidak muat: ukuran huruf dikecilkan supaya teks muat di kotaknya.
- Potong dengan "…": teks yang tidak muat dipotong dan diberi tanda "…".
- Coret: teks dicoret, misalnya untuk harga sebelum diskon.
- Sembunyikan kalau kosong: jika ada placeholder di Isi yang datanya kosong, seluruh konten tidak dicetak, termasuk teks tetapnya.
- Format: Code 128 atau EAN-13, khusus untuk barcode.
- Ketebalan (mm): ketebalan garis, atau ketebalan garis tepi untuk kotak.
Placeholder yang dapat dipakai berbeda untuk setiap jenis label:
{nama_produk}: nama produk lengkap. Tersedia untuk kedua jenis label.{nama_tercetak}: nama pendek produk yang dipakai di nota. Jika kosong, maka diisi nama produk lengkap. Tersedia untuk kedua jenis label.{barcode}: barcode produk. Pada label timbangan, isinya barcode timbangan. Tersedia untuk kedua jenis label.{harga}: harga akhir, yaitu harga diskon jika produk sedang diskon. Tersedia untuk kedua jenis label.{harga_coret}: harga normal yang hanya terisi jika produk sedang diskon. Khusus Barcode Produk.{berat}dan{harga_per_kg}: berat produk, misalnya 0,35 kg, dan harga per kg. Khusus Timbangan.
*Contoh pemakaian Sembunyikan kalau kosong: konten berisi "Harga normal: {harga_coret}" dengan opsi ini dicentang tidak akan tercetak sama sekali pada produk tanpa diskon. Tanpa opsi ini, label akan memuat tulisan "Harga normal:" tanpa angka.
Mencoba dengan Data contoh
Kanvas selalu ditampilkan hitam-putih seperti hasil cetak, dengan nilai placeholder yang diambil dari Data contoh di atasnya. Ubah Data contoh untuk mencoba nama produk yang panjang, atau kosongkan {harga_coret} untuk melihat tampilan produk tanpa diskon. Zona kosong yang dibutuhkan scanner di sekitar barcode dan QR ditampilkan berarsir, jadi jangan meletakkan konten lain di zona tersebut.
Keyboard Shortcut
- Arrow key: geser konten 0,1 mm.
- Shift + Arrow key: geser konten 1 mm.
- Delete / Backspace: hapus konten.
- Ctrl+D: duplikat konten.
- Ctrl+Z / Ctrl+Y: undo / redo.
- Esc: batal memilih konten.
Jika Snap 0,5 mm dicentang, posisi konten yang digeser dengan mouse akan menempel ke kelipatan 0,5 mm. Arrow key dan isian angka tidak terpengaruh oleh snap, sehingga posisi tetap dapat diatur per 0,1 mm.
Tahap 4: Periksa Deteksi Masalah lalu Simpan
Panel Deteksi Masalah di bawah kanvas memeriksa template setiap kali Anda mengubahnya. Klik sebuah pesan untuk langsung memilih konten yang bermasalah.
- Merah: aplikasi Android akan menolak mencetak template ini, sehingga template tidak dapat disimpan sebelum masalahnya diperbaiki. Contohnya barcode yang kotaknya terlalu sempit, placeholder yang tidak tersedia untuk jenis label ini, atau Isi yang terlalu panjang untuk dijadikan QR.
- Kuning: template tetap dapat disimpan dan dicetak, tetapi hasilnya mungkin kurang rapi atau sulit di-scan. Contohnya batang barcode yang hanya selebar 1 dot, konten yang sebagian berada di luar label, teks yang tidak muat, atau zona kosong barcode yang tertimpa konten lain.
Jika tidak ada masalah, maka panel menampilkan pesan "Tidak ada masalah. Template ini dapat dicetak."
Setelah selesai, klik Simpan di kanan atas. Status di header berubah menjadi ✓ Tersimpan. Beberapa hal yang perlu diperhatikan saat menyimpan:
- Jika masih ada masalah merah, maka penyimpanan ditolak dan halaman bergulir ke panel Deteksi Masalah.
- Jika template yang diedit sedang dipakai device (★ Dipilih), maka muncul pop-up Template ini sedang dipilih ★ karena perubahannya langsung dipakai semua device setelah sinkron. Pilih Simpan untuk menyimpan perubahan, Simpan sebagai template baru untuk menyimpannya sebagai template terpisah, atau Batal.
- Jika template sudah diubah user lain sejak halaman dibuka, maka penyimpanan ditolak dengan pesan "Template sudah diubah user lain, silakan muat ulang."
- Template pertama yang disimpan untuk suatu jenis label langsung menjadi ★ Dipilih, sehingga device dapat langsung mencetak setelah sinkron.
Tahap 5: Pilih Template untuk Semua Device
Setiap jenis label memiliki tepat satu template terpilih, dan template inilah yang dipakai semua outlet dan device dalam badan usaha Anda. Untuk mengganti template yang dipakai:
- Kembali ke General Setting → Setting → Label Designer
- Pilih sub-tab jenis labelnya
- Klik Pilih pada template yang ingin dipakai, lalu konfirmasi
Template tersebut sekarang bertanda ★ Dipilih, dan template yang sebelumnya terpilih otomatis tidak dipilih lagi.
*Mengganti template terpilih mengubah label di semua device setelah sinkron, jadi pastikan template baru sudah dites sebelum dipilih.
Tahap 6: Sinkron dan Tes Cetak di Android
Device memakai template terbaru setelah melakukan sinkron. Lakukan sinkron di aplikasi POS Android, lalu tes cetak sebelum label dipakai untuk produk:
- Buka Setting Printer di aplikasi POS Android
- Pada kartu Printer Barcode, periksa nama template aktif, misalnya "Template: Kecil 33 × 19 mm, 1 kolom"
- Centang Cetak garis tepi label jika ingin memastikan ukuran kertas di template sudah benar
- Tekan tombol tes label Timbangan atau Barcode Produk
Tes cetak mencetak satu label, atau satu baris penuh untuk kertas multi-kolom, memakai template terpilih jenis tersebut dan data contoh. Jika garis tepi yang tercetak tidak pas dengan tepi kertas label, maka ukuran kertas di template tidak sesuai dengan kertas yang terpasang di printer. Tes cetak tidak mengubah setting apa pun, dan centang Cetak garis tepi label diingat per device.
Setelah itu, kasir dan staf gudang mencetak label seperti biasa tanpa perlu memilih template. Setiap tempat cetak memakai template terpilih dari jenisnya:
- Lihat Stok → Cetak Barcode: template Barcode Produk.
- Label Station: template Timbangan untuk produk yang ditimbang, dan template Barcode Produk untuk produk biasa.
- Dialog timbangan di POS: template Timbangan.
- Printer label bawaan timbangan DIGI: mengikuti halaman yang mencetak.
*Putar hasil print 180 derajat, geser posisi cetak, dan kalibrasi kertas tidak ada di template karena bergantung pada printer fisiknya. Ketiga pengaturan ini tetap diatur di masing-masing device Android.
Mengelola Daftar Template
Aksi berikut tersedia di kolom Aksi pada daftar template, dan semuanya langsung tersimpan:
- Edit: membuka editor template.
- Ganti Nama: mengganti nama template. Nama baru tidak boleh sama dengan template lain pada jenis label yang sama.
- Duplikat: menyalin template dengan nama otomatis, misalnya "Kecil (Salinan)" atau "Kecil (Salinan 2)". Fitur ini cocok untuk mencoba desain baru tanpa mengubah template yang sedang dipakai.
- Pilih: menjadikan template sebagai template terpilih setelah dikonfirmasi.
- Hapus: menghapus template secara permanen setelah dikonfirmasi. Template yang bertanda ★ Dipilih tidak dapat dihapus, jadi pilih template lain terlebih dulu.
Template Default dari Setting Lama
Badan usaha yang sudah mengatur label sebelum fitur ini hadir otomatis mendapat template bernama Default untuk setiap jenis label, dan template tersebut langsung terpilih. Hasil cetaknya sama persis dengan label yang selama ini dipakai, sehingga tidak ada label yang berubah tanpa disadari.
Template Default bertanda Setting lama dan hanya dapat dibaca. Template ini tidak dapat di-Edit, diganti namanya, atau diubah kertasnya. Untuk mengubah tata letaknya:
- Klik Duplikat sebagai canvas pada template Default, sehingga Erzap membuat template baru bernama Default (Canvas) yang meniru tata letak Default dan langsung membuka editornya
- Atur kontennya sesuai kebutuhan, lalu klik Simpan
- Kembali ke daftar template, lalu klik Pilih pada template hasil duplikat
Ada satu perbedaan yang perlu diketahui. Pada template Default, nama produk yang panjang sampai dua baris akan mendorong barcode ke bawah. Pada hasil Duplikat sebagai canvas, posisi setiap konten tetap, sehingga nama produk yang panjang akan dikecilkan atau dipotong.
*Badan usaha yang belum pernah mengatur label tidak mendapat template Default, jadi mulailah dari tombol + Template Baru.
FAQ: Pertanyaan Umum tentang Label Designer
Kenapa label di device belum berubah setelah template disimpan atau dipilih?
Jawaban: Device memakai template baru setelah melakukan sinkron. Lakukan sinkron di device tersebut, lalu cetak ulang labelnya.
Kenapa template tidak bisa disimpan?
Jawaban: Masih ada masalah berwarna merah di panel Deteksi Masalah. Template seperti itu pasti ditolak aplikasi Android, jadi klik pesannya untuk melihat konten yang bermasalah, lalu perbaiki.
Kenapa device menampilkan pesan "Belum ada template label dipilih, buat di web"?
Jawaban: Jenis label tersebut belum memiliki template terpilih. Buat template di Label Designer, simpan, lalu lakukan sinkron di device.
Kenapa aplikasi meminta update dan label tidak tercetak?
Jawaban: Template memakai fitur yang belum dikenal oleh versi aplikasi di device tersebut. Perbarui aplikasi POS Android ke versi terbaru. Aplikasi sengaja tidak mencetak sama sekali, karena label yang tercetak sebagian, misalnya tanpa harga, lebih berbahaya daripada label yang tidak tercetak.
Bisakah outlet A memakai template yang berbeda dengan outlet B?
Jawaban: Belum. Satu template terpilih per jenis label berlaku untuk semua outlet dan device dalam badan usaha Anda.
Kenapa harga coret tidak muncul?
Jawaban: {harga_coret} hanya berisi harga jika produk sedang diskon. Untuk produk tanpa diskon kontennya kosong, dan jika opsi Sembunyikan kalau kosong dicentang, maka konten tersebut beserta teks tetapnya tidak dicetak.
Kenapa barcode yang tercetak sulit di-scan?
Jawaban: Perbesar lebar barcode sampai peringatan "1 dot" hilang, dan jangan biarkan konten lain masuk ke zona kosong berarsir di kiri dan kanan barcode. Setelah itu, lakukan tes cetak dan tes scan pada barcode yang tercetak.
Apakah label dapat memuat logo atau gambar?
Jawaban: Belum. Konten yang tersedia saat ini adalah teks, barcode, QR, garis, dan kotak.
Baca Juga
- Label Designer Erzap: Cetak Label Barcode, Rak, dan Timbangan dari Web maupun POS Android
- Tutorial Cetak Barcode Produk dengan Erzap Label Designer & Barcode Printer
- Tutorial Cetak Label Harga Rak dengan Erzap Label Designer
- Menghubungkan Printer Bluetooth ke Erzap Android
- Fitur Scan Barcode Timbangan Digital Erzap ERP
- Tutorial Implementasi Erzap ke POS Timbangan Digital
Demikian tutorial Label Designer Erzap. Untuk pertanyaan lebih lanjut, silakan hubungi Tim Support Erzap melalui kontak yang tersedia. Terima kasih!



