Fitur Kasbon ERZAP

31-12-2018 14:47:37, Dibaca: 14474

Pada Tutorial ini kami akan menjelaskan cara penggunaan fitur kasbon erzap, tutorial akan dibagi menjadi 3 bagian yaitu:

  1. Menginputkan Kas Bon
  2. Membayar Kas Bon lewat Manajemen Data Kas Bon
  3. Membayar Kas Bon lewat Gaji Pegawai

Menginputkan Kas Bon

1. Akses menu Akunting - Beban - Kas Bon untuk membuat data Kas Bon baru

2. Pilih Outlet, lalu Nama Pegawai, jika pegawai belum terdaftar, akses menu Data Master - Pegawai untuk mendaftarkan pegawai di sistem

3. Pada bagian bawah halaman, pilih Tambah Kas Bon, pilih Kas/Bank lalu inputkan nominal Jumlah yang akan diberikan ke pegawai, saldo Kas/Bank akan berkurang sesuai Jumlah

4. Setelah Jumlah di inputkan, Tekan Simpan, setelah itu Kas Bon sukses tersimpan, di tandai pada tabel Rincian Transaksi terdapat data transaksi Kas Bon yang sukses tersimpan

 

Membayar Kas Bon lewat Manajemen Data Kas Bon

1. Akses menu Akunting - Beban - Manajemen Data, setelah itu pilih Manajemen Kas Bon, pada halaman Manajemen Kas Bon, pilih nama Pegawai pada Tabel, lalu klik Kelola, setelah itu scroll ke bawah, pada bagian seperti gambar di bawah ini, klik Kurangi Kas Bon, lalu inputkan Jumlah yang akan di kurang kan, ini berarti Kas Bon milih pegawai tersebut akan berkurang, dan Kas/Bank akan bertambah sesuai nominal yang dibayarkan oleh pegawai

2. Pada bagian tabel Rician Transaksi akan terlihat data yang telah di inputkan, pada bagian Kredit menunjukkan Kas Bon telah berkurang

Membayar Kas Bon lewat Gaji Pegawai

1. Akses menu Akunting - Beban - Gaji Pegawai

2. Pilih Outlet, lalu akan muncul List data Pegawai yang akan di proses Gaji nya

3. Pada Kolom Sisa Kas Bon adalah Nominal Kas Bon pegawai yang masih tersisisa, dan pada kolom Bayar Kas Bon Anda dapat memasukkan jumlah nominal yang akan dipotong dari Gaji, sebagai contoh seperti gambar di bawah ini, Gaji Rp 1.000.000, memiliki sisa kas bon sebesar Rp 250.000, lalu di bayar dari Gaji sebesar Rp 250.000 maka sisa Gaji nya adalah Rp 750.000

4. Setelah tabel Gaji Pegawai diisi, tekan tombol Simpan, setelah itu Lihat Slip Pegawai

5. Pada Slip Pegawai nominal Kas Bon yang terpotong akan tercantum, tutorial Gaji Pegawai juga dapat dilihat disini

6. Untuk melihat detail Kas Bon yang terbayar, baik dari Pemotongan manual dari Kas Bon atau pemotongan otomatis dari Gaji Pegawai, Anda dapat mengases menu Akunting - Beban - Menajemen Data, lalu tekan tombol Manajemen Kas Bon, pilih pegawai yang ingin dilihat detail transaksinya

Sekian tutorial Kas Bon pegawai, semoga fitur ini dapat membantu kegiatan operasional Usaha Anda lebih optimal.

Belum menggunakan Erzap? Coba Gratis sekarang!

Mesin Kasir Biasa VS POS System, Mana yang Lebih Baik?

Mesin Kasir Biasa VS POS System, Mana yang Lebih Baik?

07-05-2022 - Dibaca: 5067 kali.
Ini alasan kenapa POS lebih baik dibandingkan mesin kasir konvensional, klik untuk tahu lebih lanjut
Baca selengkapnya...
Retur Servis Kini Lebih Mudah Melalui Aplikasi Erzap Smart Repair

Retur Servis Kini Lebih Mudah Melalui Aplikasi Erzap Smart Repair

11-06-2025 - Dibaca: 4693 kali.
Fitur Retur Servis di Aplikasi Erzap Smart Repair mempermudah manajemen servis elektronik. Proses retur tercatat otomatis, efisien, dan meningkatkan kepuasan pelanggan.
Baca selengkapnya...
Pemasangan Barcode Scanner pada ERZAP Lite Android

Pemasangan Barcode Scanner pada ERZAP Lite Android

18-01-2019 - Dibaca: 12008 kali.
pada Sistem ERZAP, Baik pada VersI Web dan Android mendukung penggunaan Barcode Scanner. Pada Tutorial kali ini, kami akan menjelaskan cara pemasangan Barcode Scanner pada Erzap Lite Android
Baca selengkapnya...

Laporan Keuangan Real-Time ERP: Tak Perlu Tunggu Akhir Bulan

03-06-2026 - Dibaca: 13 kali.
Laporan keuangan real-time ERP memungkinkan UKM melihat laba rugi, neraca, dan arus kas kapan saja tanpa menunggu rekap manual. Pelajari manfaatnya.
Baca selengkapnya...
Faktur Pajak Masukan

Faktur Pajak Masukan

21-09-2020 - Dibaca: 11508 kali.
Mencatat Faktur Pajak Masukan itu Sulit Tanpa Bantuan Sistem! Dalam sebuah perusahaan baik dagang maupun jasa akan mengalami kesulitan dalam mencatat Faktur Pajak Masukan, mengapa begitu ? Karena Perusahaan tidak melakukan Pembelian terhadap satu Supplier (PKP) saja, namun dari banyak Supplier. Ditambah lagi, satu Supplier saja dapat melakukan banyak Penjualan ke Perusahaan anda dimana Penjualan dari mereka ini akan mengharuskan anda menerbitkan banyak Faktur Pajak Masukan. Maka dari itu dibutuhkan bantuan Sistem seperti Erzap contohnya. Fungsinya untuk melacak, mendata, dan memproses sekian banyak Faktur Pajak Masukan dari berbagai Supplier. Dalam Tutorial kali ini kami akan menjelaskan secara detail tentang memproses Faktur Pajak Masukan pada Sistem Erzap yang tentunya dapat anda lakukan dengan praktis !
Baca selengkapnya...