Backup - Tutorial Penerapan Potongan MDR Otomatis

18-12-2023 15:46:51, Dibaca: 4

Ilustrasi Penjualan dengan Potongan MDR di Mesin EDC

Apa itu Backup dan Potongan MDR?

Pengguna Kartu Kredit dan Mesin EDC pasti familiar dengan istilah Merchant Discount Rate (MDR). Backup data transaksi MDR adalah fondasi penting untuk memastikan semua potongan biaya tercatat dengan aman dan otomatis. MDR selalu ada di setiap transaksi yang Anda lakukan melalui kartu kredit maupun debit.

Definisi MDR

MDR adalah potongan atau fee yang dibebankan kepada pihak merchant atau pemilik outlet terkait dengan kegiatan transaksi pada mesin EDC (Electronic Data Capture).

Definisi EDC

EDC (Electronic Data Capture) adalah mesin yang dipakai sebagai alat gesek kartu kredit maupun debit. Potongan yang dikenakan di setiap transaksi bervariasi, tergantung kesepakatan antara bank dan pemilik outlet (merchant). Biasanya besaran jumlah yang dibebankan pada pihak merchant berkisar antara 1 hingga 2,5%.

Permasalahan dan Solusi Erzap

Tantangan Transaksi EDC

Pembayaran menggunakan EDC memerlukan waktu untuk masuk ke rekening. Waktu yang dibutuhkan bervariasi antar bank, tetapi umumnya tidak lebih dari 2 hari. Hal ini menyebabkan penjualan yang diinputkan sebenarnya adalah Penjualan Piutang (belum uang tunai), sehingga memerlukan backup data yang aman untuk melacak setiap transaksi.

Solusi Erzap: Pencatatan Otomatis dan Backup Terintegrasi

Sistem Erzap dapat mencatat Transaksi EDC menjadi Piutang secara otomatis dan mencatat Beban MDR secara otomatis. Fitur backup dan pencatatan MDR yang terintegrasi memastikan data Anda aman dan terorganisir tanpa perlu input manual. Yup! Otomatis!

Tutorial ini dibagi menjadi 4 tahap. Berikut ringkasan langkah-langkahnya:

A. Membuat Akun Bank dengan Potongan MDR

Untuk membuat Erzap menginputkan potongan MDR secara otomatis, Anda wajib membuat data Akun Bank dengan Potongan MDR. Akun ini akan digunakan saat penjualan diinputkan. Backup data akun bank memastikan semua informasi terverifikasi dan aman.

Berikut langkah-langkahnya:

  1. Akses Akunting > Akun > Buat Akun Bank

    Menu Akunting untuk Membuat Akun Bank

  2. Laman Pembuatan Akun akan tampil. Isikan informasi pada kolom-kolom yang tersedia terkait Akun Bank tersebut.

    Kolom dengan (*) wajib diisi.

    Form Pembuatan Akun Bank dengan MDR

  3. Pilih Outlet yang menggunakan Akun tersebut
  4. Inputkan Nama dari Akun Bank tersebut
  5. Centang Digunakan di Penjualan

    Setelah kolom ini dicentang, Kolom Jenis Pembayaran akan muncul

    Centang juga Digunakan di Pesanan Penjualan bila diperlukan

  6. Inputkan Nama dari Bank untuk Akun ini
  7. Inputkan No. Rekening
  8. Inputkan Nama untuk Pemilik Bank
  9. Centang pada Jenis Pembayaran untuk mengaktifkan potongan MDR
  10. Inputkan Nilai Potongan sesuai nilai potongan MDR yang Anda dan Bank sepakati (dalam persen)
  11. Klik Ikon Disket untuk menyimpan Data Akun Bank

B. Membuat Tipe Penjualan

Tipe Penjualan dibutuhkan untuk menaikkan harga produk sesuai atau di atas persentase Potongan MDR. Hal ini dilakukan agar Toko tidak mengalami kerugian akibat Potongan MDR tersebut. Tipe Penjualan ini akan selalu digunakan pada tiap-tiap Transaksi yang mengalami Potongan MDR.

Berikut langkah-langkahnya:

  1. Akses Data Master > Tipe Penjualan > Buat Baru

    Menu Data Master untuk Membuat Tipe Penjualan

  2. Laman Pembuatan Tipe Penjualan akan tampil. Isi informasi pada masing-masing kolom.

    Form Tipe Penjualan dengan Persentase Kenaikan

  3. Inputkan Nama dari Tipe Penjualan
  4. Inputkan Persentase kenaikan harganya

    Inputkan dengan Nominal yang sama atau lebih tinggi dari Potongan MDR.

    Gunakan simbol persen (%) di belakang angka.

  5. Klik Ikon Disket untuk menyimpan Data

C. Membuat Penjualan dengan Potongan MDR

Setelah memiliki Akun Bank dan Tipe Penjualan yang dibutuhkan, Anda sekarang dapat membuat Penjualan dengan Potongan MDR yang akan diproses secara Otomatis oleh Erzap.

Poin Penting Sebelum Memulai

  • Penjualan akan menjadi Piutang secara Otomatis karena uang yang ditransfer melalui mesin EDC tidak akan langsung masuk ke Rekening Bank Anda; dibutuhkan waktu sekitar 2 hari agar uang tersebut masuk ke rekening.
  • Penjualan ini dapat diinputkan pada Faktur Penjualan, POS Web, dan POS Android
  • Pastikan bahwa Anda sudah memilih Tipe Penjualan dan Akun Bank yang tepat

Berikut Langkah-langkahnya:

  1. Akses Penjualan > Faktur Penjualan > Buat Baru

    Menu Penjualan untuk Membuat Faktur Baru

  2. Laman Input Faktur akan tampil.

    Form Input Faktur Penjualan dengan MDR

  3. Inputkan informasi pada tiap-tiap Kolom
  4. Inputkan Outlet dan Gudang yang melakukan Penjualan
  5. Inputkan Termin Tunai
  6. Inputkan Tanggal Faktur
  7. Pilih Tipe Penjualan yang sudah Anda buat sebelumnya
  8. Inputkan Produk yang dijual

    Produk Anda akan mengalami kenaikan harga sesuai dengan setting pada Tipe Penjualan yang telah Anda lakukan.

    Contoh: Produk Beanie DCSHOE mengalami kenaikan harga dari Rp50.000 menjadi Rp51.000 akibat menggunakan Tipe Penjualan Debit BCA. Kenaikannya adalah 2% dari harga asli:

    Rp50.000 + 2% = Rp51.000

  9. Klik Ikon Disket untuk masuk ke proses Pembayaran
  10. Pilih Jenis Pembayaran. Inputkan Jenis Pembayaran yang sudah diatur Potongan MDR-nya
  11. Pilih Akun Bank yang sudah Anda buat sebelumnya
  12. Inputkan Nominal pembayaran
  13. Terakhir, klik Proses untuk menginputkan Penjualan

    Proses Pembayaran Transaksi MDR

  14. Penjualan ini akan otomatis menjadi Piutang setelah berhasil diinputkan.

    Status Penjualan Berubah Menjadi Piutang

D. Melihat Laporan Akunting

Setelah Penjualan berhasil diinputkan, Erzap akan otomatis mencatat Jurnal dan Pembukuan atas transaksi tersebut. Yep, Otomatis! Disinilah istimewanya Erzap. Sistem backup otomatis memastikan semua data laporan terarsip dengan rapi.

Berikut adalah Laporan Akunting yang diterbitkan secara otomatis oleh Sistem Erzap dari transaksi yang telah diinputkan:

Jurnal

Erzap akan otomatis menerbitkan Jurnal atas transaksi tersebut dengan detail berikut:

  • Potongan MDR akan otomatis menjadi Beban MDR
  • Beban MDR didapat dari Harga Jual - Persentase MDR
  • Contoh: Harga Jual Rp51.000 - 1,5% = Rp765

Jurnal Potongan MDR di Akunting Erzap

Laporan Neraca

Piutang Dagang akan otomatis bertambah. Klik pada nominal Piutang Dagang untuk melihat detailnya.

Laporan Neraca dengan Piutang Dagang

Detail Neraca Piutang Potongan MDR

Laporan Laba Rugi

Pada bagan Beban, Erzap akan mengakumulasi semua Beban MDR yang diperoleh.

Laporan Laba Rugi dengan Beban MDR Terakumulasi

Tabel Perbandingan: Cara Manual vs Dengan Erzap

Aspek Cara Manual Dengan Erzap
Pencatatan Piutang Manual per transaksi Otomatis saat penjualan diinputkan
Pencatatan Beban MDR Manual, rawan kesalahan hitung Otomatis berdasarkan persentase yang sudah diatur
Jurnal Otomatis Tidak ada, perlu dibuat manual Diterbitkan otomatis oleh sistem
Backup Data Manual atau tidak terstruktur Terintegrasi dan aman dalam sistem
Laporan Keuangan Manual, memakan waktu lama Real-time, akurat, dan lengkap

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Backup dan Potongan MDR

Apakah saya perlu membuat backup data transaksi MDR secara manual?

Tidak. Erzap secara otomatis melakukan backup dan pencatatan semua transaksi MDR. Sistem terintegrasi memastikan data Anda selalu aman dan terverifikasi.

Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk uang EDC masuk ke rekening bank?

Umumnya membutuhkan waktu 1-2 hari, tergantung kebijakan bank yang mengelola mesin EDC Anda. Ini adalah alasan mengapa Erzap secara otomatis mencatat penjualan EDC sebagai piutang.

Apakah saya perlu membuat Tipe Penjualan untuk setiap akun bank?

Ya, untuk memastikan harga produk dapat disesuaikan dengan persentase potongan MDR masing-masing bank. Tipe Penjualan membantu Anda menghindari kerugian akibat potongan MDR.

Bagaimana cara melihat backup jurnal transaksi yang sudah diinputkan?

Anda dapat melihat jurnal otomatis di bagian Akunting > Jurnal. Semua transaksi dengan potongan MDR akan tercatat dengan detail lengkap dan otomatis.

Apakah potongan MDR akan langsung berkurang dari saldo piutang?

Potongan MDR dicatat sebagai Beban MDR di laporan laba rugi, bukan mengurangi piutang langsung. Piutang akan berkurang saat dana EDC benar-benar masuk ke rekening bank Anda.

Kesimpulan

Sekian Tutorial dari kami, Selamat mencoba! Gunakan fitur backup dan potongan MDR otomatis ini untuk memaksimalkan Efisiensi dan Efektifitas Bisnis Anda!

Baca Juga

Penerapan Cashback untuk Penjualan Star Seller Shopp

Penerapan Cashback untuk Penjualan Star Seller Shopp

23-04-2019 - Dibaca: 12195 kali.
Untuk Star Seller Shopee, setiap penjualan yang dilakukan akan dikenakan biaya administrasi sebesar 1 persen. Hal ini menyebabkan Customer membayar total faktur sesuai dengan nota, tetapi nominal yang diterima oleh Penjual adalah nominal yang sudah dipotong biaya administrasi Shopee.
Baca selengkapnya...
Alur Ambil Batch di Fitur Pick Pack: Panduan Warehouse Management System

Alur Ambil Batch di Fitur Pick Pack: Panduan Warehouse Management System

28-04-2026 - Dibaca: 1311 kali.
Panduan lengkap proses ambil batch di fitur Pick Pack Erzap. Optimalkan picking, packing, dan pengiriman pesanan marketplace dengan warehouse management system terintegrasi.
Baca selengkapnya...
Pembelian Konsinyasi

Pembelian Konsinyasi

21-11-2018 - Dibaca: 22751 kali.
Pembelian Konsinyasi atau yang lebih dikenal dengan Titip Jual adalah salah satu bentuk pengadaan barang yang kerap digunakan pada usaha jenis Retail. Ini karena konsinyasi lebih menguntungkan kedua belah pihak (Supplier sebagai Konsinyor dan Toko sebagai Konsinyi) dibandingkan dengan pengadaan barang secara Beli-Putus. Pada sistem ERZ4P, Pembelian Konsinyasi dapat diterapkan. Ini dikarenakan ERZAP menyediakan opsi Konsinyasi pada saat pembuatan Faktur Pembelian.
Baca selengkapnya...
Tutorial Membuat Permintaan Barang dan Pembelian pada ERZAP

Tutorial Membuat Permintaan Barang dan Pembelian pada ERZAP

27-01-2024 - Dibaca: 7628 kali.
Pelajari cara membuat permintaan barang di ERZAP ERP untuk mengontrol pengeluaran, memastikan kebutuhan terpenuhi, dan memonitor alokasi anggaran dengan efisien.
Baca selengkapnya...
Manajemen Gudang ERP Multi-Lokasi: Panduan Lengkap

Manajemen Gudang ERP Multi-Lokasi: Panduan Lengkap

21-04-2026 - Dibaca: 241 kali.
Panduan setup gudang multi-lokasi di ERP Erzap. Kelola stok real-time per gudang, konfigurasi rak, dan transfer antar-lokasi untuk bisnis multi-cabang Indonesia.
Baca selengkapnya...