Tutorial Setting Printer Epson LX untuk Kertas A5

14-12-2023 15:41:44, Dibaca: 14470

Printer Epson LX Erzap

Printer Epson LX memiliki beragam aplikasi dan kegunaan dalam berbagai lingkungan bisnis. Dikenal sebagai printer dot matrix yang handal, Epson LX sering digunakan untuk mencetak dokumen berbentuk formulir seperti invoice, kwitansi, dan laporan. Kecepatan cetak yang tinggi membuatnya cocok untuk situasi di mana produktivitas dan efisiensi operasional merupakan faktor kunci. Printer Epson LX sering digunakan dalam sektor keuangan, retail, dan industri lainnya di mana pencetakan formulir dan dokumen berulang secara efisien sangat diperlukan.

Berikut adalah penjelasan lengkap mengenai pengaturan Printer LX untuk kertas A5 pada sistem Erzap ERP.


1. Pengaturan pada General Setting Erzap ERP

Pengaturan Printer pada General Setting dapat diakses melalui menu Administrator, kemudian klik menu General Setting.

Menu Administrator General Setting

Catatan Penting:
Setting Printer ini TIDAK menggunakan pengaturan Qz Tray. Setting printer ini hanya dapat digunakan pada browser Google Chrome.

Langkah-langkah:

  1. Pilih tab Setting pada halaman General Setting
  2. Tandai pilihan Menggunakan Printer Dot Matrix pada Penjualan di bagian Option Setting

Pengaturan Menggunakan Printer Dot Matrix

  1. Klik Simpan untuk menyimpan pengaturan

Tombol Simpan


2. Pengaturan User Defined Paper pada Windows

Berikutnya adalah pengaturan User Defined Paper pada Windows. Langkah ini memungkinkan Anda untuk membuat ukuran kertas kustom sesuai kebutuhan A5.

Langkah-langkah:

  1. Buka Printer & Scanners
    • Search pengaturan Printer & Scanners melalui Start menu Windows

    Menu Printer and Scanners Windows

  2. Pilih Printer LX
    • Klik Printer LX yang digunakan

    Daftar Printer LX

  3. Akses Menu Manage
    • Maka akan muncul menu tambahan, klik menu Manage

    Menu Manage Printer

  4. Buka Printing Preferences
    • Pada pengaturan perangkat printer, klik Printing Preferences

    Pengaturan Perangkat Printer

  5. Pilih Tab User Defined Paper
    • Pada Printing Preferences pilih tab User Defined Paper

    Tab User Defined Paper

    Catatan Penting:
    Jika tab User Defined Paper tidak tersedia pada Printing Preferences, pastikan Driver Printer sudah di-Install.
  6. Atur Ukuran Kertas
    • Input New Name dengan nama: "Faktur A5"
    • Tentukan Paper Size:
      • Width: 21 cm
      • Height: 13.97 cm

    Input User Defined Paper dengan ukuran A5

  7. Simpan Pengaturan
    • Klik Save untuk menyimpan pengaturan kertas

    Tombol Save

  8. Konfirmasi Nama Kertas
    • Nama pengaturan baru akan muncul pada bagian Paper Names
    • Klik Ok untuk melanjutkan

    Konfirmasi Paper Names

  9. Atur Layout pada Advanced Options
    • Kembali pada Printing Preferences
    • Pilih tab Layout, kemudian klik menu Advanced

    Tab Layout dan Advanced

  10. Pilih Ukuran Kertas Faktur A5
    • Pada Advanced Options, pilih Paper/Output
    • Klik Paper Size
    • Pilih pengaturan kertas yang tadi dibuat: Faktur A5

    Advanced Options Paper Size Faktur A5

  11. Selesaikan Pengaturan
    • Klik OK untuk mengakhiri pengaturan printer

    Tombol OK Advanced Options


3. Cetak Faktur dalam Ukuran A5

Setelah pengaturan selesai, saatnya melakukan test print Faktur Penjualan dalam ukuran A5.

Langkah-langkah Test Print:

  1. Buka Print Dialog
    • Pada halaman Faktur Penjualan, klik tombol Print

    Tombol Print di Faktur Penjualan

  2. Atur Pengaturan Cetak
    • Pilih Portrait pada Layout
    • Pilih Faktur A5 pada Paper Size

    Pengaturan Layout dan Paper Size untuk Print

  3. Cetak Dokumen
    • Klik Print untuk mencetak nota

Hasil Cetak

Berikut adalah contoh hasil print dengan Printer LX menggunakan pengaturan A5 yang telah dikonfigurasi:

Contoh Hasil Print Faktur A5 dengan Printer LX


Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

Apakah setting printer ini hanya untuk browser Google Chrome?

Ya, pengaturan printer dot matrix di Erzap ERP hanya dapat digunakan pada browser Google Chrome. Pengaturan ini tidak kompatibel dengan browser lain.

Apa yang harus saya lakukan jika tab User Defined Paper tidak muncul?

Jika tab User Defined Paper tidak tersedia pada Printing Preferences, pastikan Driver Printer Epson LX sudah ter-install dengan benar. Download dan install driver terbaru dari situs resmi Epson.

Berapa ukuran kertas yang tepat untuk A5?

Ukuran kertas A5 adalah Width: 21 cm dan Height: 13.97 cm. Pastikan memasukkan angka ini dengan tepat pada pengaturan User Defined Paper.

Apakah setting ini menggunakan Qz Tray?

Tidak. Setting printer dot matrix untuk A5 di Erzap ERP TIDAK menggunakan pengaturan Qz Tray. Pengaturan ini dilakukan langsung melalui Windows Printer Settings.

Bisakah saya menggunakan ukuran kertas lain selain A5?

Ya, Anda dapat membuat ukuran kertas kustom lainnya dengan mengikuti langkah yang sama pada tab User Defined Paper. Sesuaikan width dan height dengan kebutuhan Anda.


Perbandingan: Cara Manual vs Dengan Erzap ERP

Aspek Cara Manual (Tanpa Erzap) Dengan Erzap ERP
Setup User Defined Paper Harus dilakukan manual di Windows Settings Terintegrasi dengan sistem, hanya pilih di General Setting
Waktu Konfigurasi Memerlukan waktu lebih lama dengan banyak langkah Lebih cepat dengan panduan di Erzap ERP
Konsistensi Cetak Perlu diatur ulang untuk setiap dokumen Otomatis tersimpan dan konsisten untuk semua faktur
Browser Support Bisa menggunakan berbagai browser Hanya Google Chrome
Fitur Tambahan Tidak ada integrasi dengan sistem ERP Terintegrasi penuh dengan faktur dan laporan Erzap

Sekian Tutorial Setting Printer Epson LX untuk Kertas A5. Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, Anda dapat mengoptimalkan penggunaan printer dot matrix untuk mencetak faktur dan dokumen bisnis dengan ukuran A5 secara efisien. Silakan hubungi tim support Erzap untuk informasi lebih lanjut. Selamat mencoba dan gunakan fitur ini untuk memaksimalkan efisiensi dan efektivitas bisnis Anda!


Siap memaksimalkan sistem Erzap ERP untuk bisnis Anda?

Dapatkan akses penuh ke semua fitur Erzap ERP, termasuk integrasi printer dan laporan otomatis, dengan mendaftar untuk trial gratis selama 14 hari tanpa kartu kredit.

Bahaya Turnover Karyawan yang Tinggi pada Kinerja Perusahaan

Bahaya Turnover Karyawan yang Tinggi pada Kinerja Perusahaan

17-08-2022 - Dibaca: 9098 kali.
Pernah mendengar tentang turnover karyawan? Kenali dampaknya bagi perusahaan di sini!
Baca selengkapnya...
Rahasia Penjualan Meningkat melalui Sosial Media

Rahasia Penjualan Meningkat melalui Sosial Media

12-06-2022 - Dibaca: 4468 kali.
Ingin produk Anda dikenal masyarakat melalui sosmed? Temukan strateginya agar pemasaran Anda lebih optimal.
Baca selengkapnya...
Manajemen Data Karyawan ERP: Dampak Database Pegawai yang Berantakan

Manajemen Data Karyawan ERP: Dampak Database Pegawai yang Berantakan

18-04-2026 - Dibaca: 263 kali.
Data karyawan tersebar di Excel? Pelajari dampak nyata pada bisnis distribusi dan cara membangun database pegawai terpusat dengan sistem terintegrasi.
Baca selengkapnya...
Penerapan Singkat Erzap pada Fitness Center

Penerapan Singkat Erzap pada Fitness Center

12-07-2018 - Dibaca: 10085 kali.
Tutorial ini akan memberikan penjelasan singkat tentang metode penerapan Erzap pada Fitness Center
Baca selengkapnya...
                                                            Pentingnya Implementasi Akunting Bagi Usha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM)

Pentingnya Implementasi Akunting Bagi Usha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM)

29-08-2022 - Dibaca: 3495 kali.
Akuntansi adalah suatu proses mencatat, meringkas, mengklasifikasikan, mengolah, dan menyajikan data transaksi, serta berbagai aktivitas yang berhubungan dengan keuangan, sehingga informasi tersebut dapat digunakan oleh seseorang yang ahli di bidangnya dan menjadi bahan untuk mengambil suatu keputusan. Saat ini, pemerintah tengah menggencarkan pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, Menengah (UMKM). UMKM sendiri berpotensi membangun ekonomi nasional yang kuat karena jumlahnya sangat banyak, dan merupakan penyumbang Produk Domestik Bruto (PDB) serta penyerap tenaga kerja terbesar di Indonesia. Namun, para pelaku UMKM sering kali tidak mengimplementasikan dengan melakukan pencatatan akuntansi karena umumnya mereka merasa bahwa pencatatan akuntansi cukup sulit untuk dilakukan dalam sebuah usaha kecil serta memakan uang dan waktu yang cukup banyak. Padahal, pencatatan akuntansi sendiri memiliki dampak yang besar bagi UMKM ke depannya.
Baca selengkapnya...