Tutorial Membuat Plafon Piutang Pelanggan

05-07-2023 14:07:39, Dibaca: 7013

Pengaturan keuangan yang efektif sangatlah penting di dalam bisnis untuk menjaga keseimbangan dan stabilitas kas perusahaan. Salah satu strategi yang dapat membantu dalam hal ini adalah dengan menerapkan plafon piutang pelanggan. Plafon piutang pelanggan adalah batas kredit yang ditetapkan bagi pelanggan untuk membatasi jumlah utang yang dapat mereka akumulasikan.

Dalam artikel ini, kami akan memberikan panduan langkah demi langkah tentang bagaimana membuat plafon piutang pelanggan yang efisien. Dari menentukan batas kredit tiap pelanggan, hingga sampai pembatasan berdasarkan jumlah nota yang telah jatuh tempo.

Fitur ini ditujukan kepada pemilik usaha, manajer keuangan, atau siapa pun yang bertanggung jawab atas pengelolaan keuangan dan piutang pelanggan dalam suatu perusahaan. Tutorial ini memberikan panduan praktis bagi yang ingin menerapkan plafon piutang pelanggan dengan efisien untuk meningkatkan pengelolaan keuangan perusahaan dan menjaga keseimbangan kas.

Adapun isi tutorial sebagai berikut : 

1. Menentukan Plafon Piutang Pelanggan dari Manajemen Data Pelanggan

Note.
Kami akan menggunakan data pelanggan yang sudah terdaftar pada Erzap sebagai contoh yang digunakan pada tutorial.
Untuk tutorial mendaftarkan pelanggan, check tutorial berikut : Tutorial Pendaftaran Pelanggan

Anda dapat akses menu Pelanggan, dan klik Manajemen Data, untuk menentukan plafon piutang pelanggan dari manajemen data pelanggan,

Anda akan masuk ke halaman Daftar Data Pelanggan, pada halaman ini Anda dapat mencari data pelanggan Anda melalui filter pencarian yang berada di bagian kanan halaman.

Klik Edit, untuk melakukan perubahan data Pelanggan.

Berikut adalah halaman Edit Data Pelanggan.

Anda dapat menentukan Nilai Plafon dan juga Plafon Jumlah Nota berdasarkan Nota Jatuh Tempo. 

Nilai Plafon Piutang Pelanggan adalah nilai plafon yang akan membatasi pelanggan dalam nominal / nilai piutang dari pelanggan tersebut. sedangkan untuk Plafon Jumlah Nota bertujuan untuk menghitung berapa batas/plafon berdasarkan jumlah nota yang telah jatuh tempo.

Studi Kasus:
Pelanggan atas nama Jaya Suarta.
Nilai Plafon: Rp.1.000.000
Jumlah Nota: 3

Dengan demikian pelanggan tersebut memiliki batasan piutang sebesar Rp.1.000.000 dan batasan jumlah nota sebanyak 3 nota.

Contoh.
Sebagai contoh pelanggan tersebut melakukan transaksi pembelian yang sudah Jatuh Tempo sebagai berikut

  1. Transaksi pembelian pertama dengan nilai faktur sebesar Rp. 500.000
  2. Transaksi pembelian kedua dengan nilai faktur sebesar Rp. 250.000
  3. Transaksi pembelian ketiga dengan nilai faktur sebesar Rp. 250.000 

Maka dengan Nilai Plafon sebesar Rp.1000.000, telah terpenuhi,  pelanggan tersebut tidak dapat melakukan pembelian Piutang lagi. Demikian juga jika sudah terdapat 3 Nota yang sudah Jatuh Tempo.

Fitur Plafon Jumlah Nota bertujuan agar pelanggan yang memiliki penjualan jatuh tempo agar segera melunasi piutang terlebih dahulu sebelum melanjutkan transaksi.

Note.
Jika tidak ada pembatasan piutang untuk pelanggan tersebut, Anda dapat mengisikan kolom Nilai plafon menjadi 0 atau dikosongkan, sama seperti dengan kolom plafon jumlah nota.

Ketika sudah mengisikan Nilai Plafon, klik icon Simpan.

 


2. Melihat Plafon Piutang Pelanggan dari Penjualan

Anda dapat melihat plafon tersebut dari menu penjualan berupa Faktur Penjualan, POS Web, dan juga POS Android, untuk melihat plafon piutang pelanggan dari penjualan.

Note.
Kami akan melakukan penjualan melalui Faktur Penjualan, sebagai contoh pada tutorial.

 Anda dapat mengakses menu Penjualan, pilih Faktur Penjualan, dan klik Buat Baru untuk melakukan transaksi melalui Faktur Penjualan.

Anda akan masuk ke halaman Pencatatan Transaksi Penjualan, pada kolon pelanggan ketika pelanggan tersebut memiliki Plafon piutang pelanggan akan tertera informasi Plafon, Sisa Piutang, dan Jatuh Tempo serta Deposit dari pelanggan tersebut.

Klik pada icon View pada informasi jatuh tempo untuk melihat Piutang Nota Jatuh Tempo, seperti gambar berikut.

Berikut adalah pop-up halaman Piutang Jatuh Tempo, Anda dapat melihat nota tersebut dengan klik Lihat Nota dan Anda juga dapat memproses piutang tersebut dengan klik Proses Piutang dan Anda akan diarahkan ke halaman Pembayaran Piutang Usaha.


Sekian artikel untuk Tutorial Membuat Plafon Piutang Pelanggan, Selamat mencoba! Gunakan fitur ini untuk memaksimalkan Efisiensi dan Efektifitas Bisnis anda!

Belum dapat bantuan Sistem yang Cerdas? Klik tombol dibawah untuk Registrasi.

Free Trial 14 Hari tanpa Kartu Kredit

Penerapan Singkat Erzap pada Fitness Center

Penerapan Singkat Erzap pada Fitness Center

12-07-2018 - Dibaca: 10039 kali.
Tutorial ini akan memberikan penjelasan singkat tentang metode penerapan Erzap pada Fitness Center
Baca selengkapnya...
Aplikasi Point of Sales (POS) Terintegrasi ERP ERZAP

Aplikasi Point of Sales (POS) Terintegrasi ERP ERZAP

28-03-2026 - Dibaca: 1305 kali.
Erzap POS adalah sistem kasir berbasis Android & Web untuk bisnis retail Indonesia. Scan barcode 0,5 detik, mendukung QRIS, multi outlet, laporan real-time, dan integrasi ERP. Coba gratis 14 hari.
Baca selengkapnya...
Ketahui 3 Jenis Software ERP: On Premise, Cloud, dan Hybrid ERP

Ketahui 3 Jenis Software ERP: On Premise, Cloud, dan Hybrid ERP

27-07-2022 - Dibaca: 8063 kali.
Bingung dengan 3 jenis ERP ini? Temuukan perbandingannya di artikel ini!
Baca selengkapnya...
Apakah Akun Facebook Anda sudah Menghasilkan?

Apakah Akun Facebook Anda sudah Menghasilkan?

30-06-2022 - Dibaca: 4650 kali.
Anda punya akun Facebook, tetapi belum menghasilkan? Lakukanlah beberapa tips berikut agar akun Anda lebih menghasilkan.
Baca selengkapnya...
Impact Krisis Eropa Pada Financial Report di Indonesia

Impact Krisis Eropa Pada Financial Report di Indonesia

21-10-2022 - Dibaca: 2655 kali.
Financial Report (Laporan keuangan) secara umum merupakan hasil akhir dari proses pencatatan transaksi keuangan suatu perusahaan yang menunjukkan kondisi keuangan perusahaan tersebut pada satu periode akuntansi dan merupakan gambaran umum mengenai kinerja suatu perusahaan. Berdasarkan dari sudut pandang yang berbeda laporan keuangan merupakan produk akhir proses akuntansi suatu perusahaan dalam satu periode tertentu yang didalamnya terdapat informasi yang merupakan hasil pengumpulan dan pengolahan data keuangan, dengan tujuan untuk membantu perusahaan membuat keputusan atau kebijakan yang tepat. 
Baca selengkapnya...