Tutorial Pencatatan Retur Tukar Barang ke Supplier

03-09-2026 13:46:34, Dibaca: 88

Tujuan

Proses ini digunakan ketika barang diretur ke supplier untuk ditukar dengan barang baru. Karena proses penukaran membutuhkan waktu, diperlukan penanda agar stok yang sedang dalam proses retur tetap dapat dipantau.

Langkah-Langkah

1. Siapkan Gudang Retur

Buat satu gudang baru dengan nama Gudang Retur.

Gudang ini berfungsi sebagai tempat penyimpanan sementara untuk barang yang sedang menunggu proses penukaran dari supplier.


2. Pindahkan Barang ke Gudang Retur

Saat barang akan diretur ke supplier, lakukan Pemindahan Stok dari Gudang Utama ke Gudang Retur.

Dengan cara ini, stok di gudang utama akan berkurang dan barang yang sedang diproses retur dapat dipantau dengan mudah.


3. Buat Penjualan Konsinyasi

Ketika supplier mengambil barang yang diretur, buat transaksi Penjualan dengan Termin Konsinyasi dengan ketentuan berikut:

  • Buat Pelanggan baru menggunakan nama Supplier yang bersangkutan.

  • Masukkan barang yang diambil oleh supplier sesuai jumlahnya.

Transaksi ini berfungsi sebagai penanda bahwa barang tersebut sedang berada di pihak supplier untuk proses penukaran.

*Catatan: Setelah Penjualan Konsinyasi tersimpan, anda dapat melihat data barang yang berada di supplier (masih dalam proses penukaran) melalui Rekap Penjualan Konsinyasi. Selama transaksi penjualan konsinyasi tersebut belum dibatalkan, berarti barang masih berada di supplier.


4. Batalkan Penjualan Konsinyasi

Setelah supplier mengembalikan barang pengganti, lakukan Pembatalan Penjualan Konsinyasi yang telah dibuat sebelumnya.

Dengan demikian, status barang yang sebelumnya berada di supplier akan selesai.


5. Kembalikan Stok ke Gudang Utama

Terakhir, lakukan Mutasi Stok dari Gudang Retur kembali ke Gudang Utama.

Proses retur selesai dan stok barang kembali tersedia untuk dijual.


Ringkasan Alur

  1. Buat Gudang Retur.

  2. Mutasikan barang dari Gudang Utama → Gudang Retur.

  3. Saat supplier mengambil barang, buat Penjualan Konsinyasi menggunakan nama supplier sebagai pelanggan.

  4. Barang yang masih berada di supplier dapat dipantau melalui Rekap Penjualan Konsinyasi.

  5. Setelah barang pengganti diterima, batalkan Penjualan Konsinyasi.

  6. Mutasikan barang dari Gudang Retur → Gudang Utama.

Perbedaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah — Plus Peran Mesin Kasir di Setiap Level

Perbedaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah — Plus Peran Mesin Kasir di Setiap Level

02-10-2022 - Dibaca: 10255 kali.
Pahami perbedaan usaha mikro, kecil, dan menengah berdasarkan UU terbaru, lengkap dengan kriteria aset, modal, dan peran mesin kasir untuk tiap level bisnis.
Baca selengkapnya...
Transaksi Jurnal Terjadwal di Erzap ERP: Otomatisasi Pencatatan Rutin

Transaksi Jurnal Terjadwal di Erzap ERP: Otomatisasi Pencatatan Rutin

12-09-2025 - Dibaca: 3485 kali.
Fitur Transaksi Jurnal Terjadwal Erzap ERP mengotomatisasi pencatatan transaksi rutin bulanan. Tingkatkan efisiensi, konsistensi, dan kurangi human error dalam akuntansi.
Baca selengkapnya...
Jenis-Jenis Pricing Strategy dan Cara Memilih Strategi Harga yang Tepat

Jenis-Jenis Pricing Strategy dan Cara Memilih Strategi Harga yang Tepat

26-09-2022 - Dibaca: 21286 kali.
Panduan lengkap pricing strategy untuk bisnis: dari skimming, penetrasi, bundling, hingga diskon. Temukan strategi harga yang tepat untuk UKM Anda.
Baca selengkapnya...
Tutorial Permohonan Approval Modul Pemesanan Barang ERZAP ERP

Tutorial Permohonan Approval Modul Pemesanan Barang ERZAP ERP

15-03-2024 - Dibaca: 2961 kali.
Panduan lengkap permohonan approval modul pemesanan barang ERZAP ERP. Pelajari cara membuat PO, mengajukan approval, hingga proses keputusan approver setujui atau tolak.
Baca selengkapnya...
Tutorial Approval Modul Hutang Pembelian & Servis ERZAP ERP

Tutorial Approval Modul Hutang Pembelian & Servis ERZAP ERP

15-03-2024 - Dibaca: 1909 kali.
Panduan lengkap permohonan dan proses approval modul hutang pembelian & servis di ERZAP ERP, dari pengajuan hingga finalisasi persetujuan.
Baca selengkapnya...