FAQ Omnichannel ERZAP: Panduan Lengkap Integrasi Marketplace
Berikut adalah pertanyaan-pertanyaan yang sering diajukan oleh client-client Erzap ERP seputar omnichannel ERZAP dan integrasi marketplace.
1. Pertanyaan Umum (untuk semua marketplace)
Berikut adalah pertanyaan-pertanyaan yang sering ditanyakan secara umum terkait sinkronisasi sistem Erzap ERP dengan marketplace.
Bagaimana jika muncul error timeout saat sinkronisasi?
Jawaban: Jika Anda mengalami error seperti gambar di bawah, berarti Anda terlalu sering menekan tombol Sinkron Produk.
Anda harus MENUNGGU sesuai waktu yang ditampilkan (120 detik atau 2 menit) untuk dapat memproses ulang sinkronisasi.
Bagaimana jika tombol proses pesanan menjadi disabled (abu-abu)?
Jawaban: Jika data pesanan marketplace (SO) tidak dapat diproses, ikuti langkah berikut:
Jika klik Edit, akan muncul detail seperti berikut:
Solusi: Pastikan bahwa Produk pada Data Pesanan Penjualan memiliki Kode Barcode yang sama dengan SKU Produk pada toko Marketplace Anda. Anda dapat melakukan perbaikan dengan cara:
- Edit Kode Barcode sesuai SKU marketplace
- Lakukan sinkronisasi ulang
- Edit Data Pesanan Penjualan
- Pilih produk yang sesuai
Hubungi PIC Anda untuk informasi lebih lanjut.
Fee Admin Marketplace belum otomatis masuk ke Erzap?
Jawaban: Data pesanan dari Marketplace awalnya belum memiliki data Fee Admin. Fee Admin dikirim terpisah oleh Marketplace dengan jeda waktu.
Cara mendapatkan data Fee Admin:
- Proses pesanan menjadi Faktur Penjualan
- Gunakan Termin selain Tunai agar menjadi Piutang
- Setelah data menjadi Piutang dan Marketplace mengirim data Fee Admin, Erzap akan mencatat Fee Admin sebagai Potongan Penjualan
Baca Juga: Otomatis Catat Fee Marketplace (Shopee & Tokopedia)
Bagaimana jika tidak ada data pada menu Resi Pengiriman?
Jawaban: Jika muncul error atau sistem tidak menampilkan data ketika menu Resi Pengiriman pada Data Pesanan Penjualan di klik, periksa kembali status pesanannya di Marketplace. Apakah sudah diproses melalui Marketplace atau pesanan dibatalkan oleh pembeli.
Apakah perlu mengatur pengiriman di Marketplace setelah cetak resi dari Erzap?
Jawaban: Tidak Perlu. Dari Erzap sendiri akan langsung memberikan update ke Marketplace. Saat ini Anda dapat melakukan cetak resi masal pada marketplace Shopee, TikTok, dan Tokopedia.
Baca Juga: Tutorial Cetak Shipping Label Marketplace
Perlu melakukan Cek SKU Masal setelah penambahan varian di Marketplace?
Jawaban: Tergantung marketplace:
- Shopee: Perlu dilakukan Cek SKU Masal ketika penambahan Varian
- Marketplace lainnya: Perlu dilakukan Cek SKU per produk yang ditambahkan Varian
Bagaimana mengubah harga jual marketplace secara batch menggunakan Excel?
Jawaban: Ketika Anda mengubah harga jual di marketplace menggunakan Excel, data di marketplace tidak akan berubah secara langsung. Erzap melakukan update data stok ke marketplace dengan interval waktu setiap 2 menit. Dalam setiap siklus update, Erzap memperbarui 200 data sekaligus.
Contoh Perhitungan Waktu Sinkronisasi:
Skenario: Anda memiliki 10.000 entri produk yang ingin diperbarui harganya di marketplace.
| Parameter | Nilai |
|---|---|
| Jumlah Data | 10.000 produk |
| Data per Siklus Update | 200 produk |
| Interval Waktu Pembaruan | 2 menit |
| Jumlah Siklus Update | 50 siklus (10.000 ÷ 200) |
| Waktu Total | 100 menit (1 jam 40 menit) |
Bagaimana memperpanjang masa aktif integrasi marketplace?
Jawaban: Jika akses Marketplace toko Anda perlu dikoneksi ulang, akan muncul pesan pada dashboard Anda.
Klik menu Perbaharui Koneksi untuk membuka halaman Update Auth Marketplace.
Untuk Tokopedia:
Cukup klik menu Proses untuk memproses update koneksi Tokopedia.
Untuk Shopee:
- Klik menu Buat URL untuk mendapatkan link tautan
- Klik menu Akses URL untuk login dengan akun toko Anda
- Setelah sukses, Anda akan mendapatkan Auth Code
- Input Auth Code pada kolom yang disediakan
- Klik Proses untuk menyelesaikan
Dapatkah satu produk Erzap menjadi lebih dari satu produk di marketplace?
Jawaban: Ya, untuk marketplace Tokopedia, Shopee, BliBli, dan TikTok Shop, Anda bisa menyinkronkan satu produk ke banyak nama di toko marketplace dengan SKU yang sama.
Contoh:
Nama produk di Erzap: Kaos Polos Pria Cotton Combad 30s (Barcode: 710497128902)
Anda dapat menyinkronkan ke marketplace dengan nama berbeda:
- SKU: 710497128902 - T-Shirt Pria Polos Cotton Combad 30s
- SKU: 710497128902 - Kaos Pria Polos Bahan Cotton 30s
- SKU: 710497128902 - Kaos Polos Pria Katun Combad 30s
Keuntungan:
- Lebih Banyak Peluang Tampil di hasil pencarian
- Optimasi Penjualan dengan strategi nama produk yang beragam
- Anda dapat menentukan Alokasi Stok dan Harga Produk yang berbeda-beda untuk setiap varian nama
Bagaimana jika ada pesanan marketplace yang belum masuk ke Data Pesanan Penjualan Erzap?
Jawaban: Pesanan marketplace yang tidak masuk ke Data Pesanan Penjualan Erzap umumnya disebabkan oleh faktor koneksi yang bermasalah, seperti koneksi internet atau koneksi antar sistem.
Anda dapat menggunakan fitur Cari Pesanan Marketplace Online untuk memeriksa pesanan yang belum tercatat di Erzap. Fitur ini terdapat pada Pesanan Penjualan (SP) → Management Data.
Langkah-langkah:
- Masukkan Kode Nota atau Nomor Pesanan
- Tentukan marketplace asal pesanan
- Klik Cari untuk memulai pengecekan
Erzap akan mengirimkan permintaan ke marketplace yang dipilih untuk memverifikasi nomor pesanan. Jika pesanan ditemukan, Erzap akan secara otomatis menyimpannya sebagai pesanan penjualan.
Catatan: Fitur Cari Pesanan Marketplace Online dapat digunakan untuk Tokopedia, Shopee, Lazada, BliBli, dan TikTok Shop. Untuk GrabMart, proses ini dapat dilakukan pada halaman sinkronisasi marketplace, karena GrabMart tidak mendukung pencarian pesanan per nota.
Catatan Penting: Apabila toko masih bermasalah setelah proses update, harap hubungi Sales Representative Anda.
2. Pertanyaan Umum Terkait Stok
Berikut adalah pertanyaan-pertanyaan yang sering ditanyakan seputar manajemen stok di omnichannel.
Bagaimana rumus stok yang dikirim ke Marketplace?
Jawaban: Rumus stok yang dikirim dari Erzap ke Marketplace adalah:
Stok Gudang - Produk Terpesan di Pesanan Penjualan (SP)
Contoh Pertama (Tanpa Stok Tambahan):
| Komponen | Nilai |
|---|---|
| Stok Gudang | 100 pcs |
| Produk Terpesan | 20 pcs |
| Stok ke Marketplace | 80 pcs (100 - 20) |
Contoh Kedua (Dengan Stok Tambahan):
| Komponen | Nilai |
|---|---|
| Stok Gudang | 100 pcs |



